Guardiola Sebut Man City Saat Ini yang Terburuk Selama Diasuhnya

Rabu, 17 Maret 2021 - 01:05 WIB
loading...
Guardiola Sebut Man...
Pelatih Manchester City (Man City), Pep Guardiola menyampaikan peringatan keras kepada para pemainnya jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020/2021. Foto: reuters
A A A
BUDAPEST - Pelatih Manchester City (Man City) , Pep Guardiola menyampaikan peringatan keras kepada para pemainnya jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020/2021. Dia menegaskan The Citizens masih belum memenangkan apa pun.

Baca Juga: Jelang Man City vs Borussia M'gladbach; Guardiola Ungkap Kondisi Skuad

Man City akan “menjamu” Borussia Moenchengladbach di Puskas Arena, Budapest, Rabu (17/3/2021). Ditempat yang sama, saat tandang di leg pertama, wakil Liga Primer itu pernah menang 2-0. Artinya, mereka akan lolos ke perempat final sekalipun kalah 0-1.

Bila melihat fakta di lapangan, Man City jelas lebih diunggulkan. Prestasi dan performa keduanya sangat jauh berbeda. Kevin de Bryune dkk merupakan klasemen sementara Liga Primer. Mereka mampu memenangkan 23 dari 24 pertandingan terakhir disemua kompetisi.

Man city juga cukup dominan di kompetisi lain. Mereka sudah sampai perempat final Piala FA dimana akan bentrok Everton. Sedangkan di Piala Liga Inggris telah sampai partai puncak dan akan melawan Tottenham Hotspur.

Hal ini membuat publik menilai kalau Man City saat ini merupakan yang terbaik selama diasuh Guardiola. Sebab, mereka berpeluang melakukan yang tim Inggris lain selalu gagal, yakni mencatat quadruple winner.

Nyatanya, menurut bek Man City, Oleksandr Zinchenko peluang merebut empat gelar sekaligus di musim 2020/2021 menjadi pembahasan para pemain setiap berada di kamar ganti. Namun, Guardiola dengan cepat menepis anggapan itu.

Entah apa maksudnya, Guardiola bahkan menyebut Man City yang sekarang merupakan terburuk selama dalam asuhannya. Intinya, dia menyebut tim yang bermarkas di Etihad Stadium itu masih belum meraih satu gelar pun di musim ini.

“Saat ini, (tim) lebih buruk dari yang sebelumnya. Ada perbedaan besar antara tim yang meraih banyak gelar dengan yang tidak mendapatkan apa-apa di musim ini,” kilah pelatih asal Spanyol itu, dilansir manchester evening news.

Guardiola secara tidak langsung menyatakan bahwa terlalu dini untuk membahas soal quadruple winner. “Kami masih menunggu hasil, gelar yang bisa kami angkat. Itulah mengapa Man City sebelumnya bisa menang. Namun, sekarang tim ini masih harus membuktikan diri,” lanjutnya.

Hanya saja Guardiola mengakui kalau perkembangan yang dialami Man City pada musim ini menjadi dorongan besar bagi para pemain. Itu menumbuhkan harapan untuk meraih hasil lebih baik ketimbang musim lalu.

“Apa yang kami raih di masa lalu itu bagus. Tetapi, bukan berarti itu (quadruple) akan terjadi besok. Setiap pertandingan berbeda. Mari kita coba untuk meminimalkan kesalahan, kami tahu bagaimana Gladbach bisa menghukum kami,” jelas Guardiola lagi.

Baca Juga: Zidane Buka Peluang Ronaldo Balik ke Real Madrid

“Saya menghormati (pelatih Gladbach) Marco (Rose). Mereka memiliki senjata dan kualitas. Saya tahu sejarah mereka. Tetapi, terlepas dari itu, perjalanan kami ke sana untuk memenangkan pertandingan. Saya ingin melihat Man City menang lagi, ” pungkasnya.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manchester City Jadi...
Manchester City Jadi Klub dengan Wakil Terbanyak di Piala Dunia 2026
Paris Mencekam, Ratusan...
Paris Mencekam, Ratusan Suporter PSG Diamankan Polisi dalam Perayaan Gelar Liga Champions
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp447 Miliar
Daftar Juara Liga Champions:...
Daftar Juara Liga Champions: PSG Ukir Sejarah dengan Gelar Beruntun
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026 usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Special Bola
Ramalan Dukun Ghana:...
Bola Dunia
Ramalan Dukun Ghana: Timnas Argentina Kalah dari Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
4 Klub Liga Italia Incar...
Liga Italia
4 Klub Liga Italia Incar Kiper Timnas Indonesia Emil Audero!
Gugurnya Jerman dan...
Bola Dunia
Gugurnya Jerman dan Belanda Bikin Thomas Tuchel Bersyukur, Inggris Makin Siap Hadapi 32 Besar Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Ramzi Geram Putrinya...
Ramzi Geram Putrinya Dituding Jadi Orang Ketiga, Dukung Rizky Billar Tempuh Jalur Hukum
Senator: Tambahan Penerima...
Senator: Tambahan Penerima Bantuan Pangan Harus Diiringi Penguatan Data dan Pemberdayaan Masyarakat
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Mengenal Michael Olise,...
Mengenal Michael Olise, Raja Assist dan Otak Serangan Prancis
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved