Sekjen PBSI dan Menpora Beri Tambahan Semangat Tim All England 2021
Selasa, 23 Maret 2021 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
"Bulutangkis adalah cabor unggulan yang disiapkan dalam desain besar olahraga nasional bahkan posisi bulutangkis di urutan pertama dari 14 cabor unggulan lainnya. Oleh karena itu pemerintah sangat berkepentingan dan Presiden berpesan agar masalah di All England diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Tim tidak boleh terlantar," katanya.
Menpora juga menyampaikan permintaan maaf dari Presiden Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) kepada bangsa Indonesia, Presiden, timnas bulutangkis, dan seluruh stakeholder . "BWF menyadari dan menyampaikan bahwa situasinya saat ini pandemi Covid-19 maka ke depan harus bisa lebih baik untuk menyiapkan diri dan kejadian di All England ini menjadi pelajaran berharga dan berharap tidak terulang kembali," katanya lagi.
Diketahui, tim bulutangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 oleh otoritas kesehatan NHS (National Health Service) setelah dinyatakan melakukan kontak erat dengan salah satu penumpang yang positif Covid-19 selama penerbangan dari Istanbul ke Birmingham. Selain dipaksa mundur, tim bulutangkis Indonesia juga diwajibkan menjalani karantina mandiri selama 10 hari karena kejadian ini. Baca juga: Kronologi Tim Bulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021
Sejatinya mereka baru diizinkan pulang setelah 23 Maret 2021 mendatang. Tetapi melalui koordinasi antara PBSI dan pihak-pihak terkait terutama dengan KBRI di Inggris, tim ini bisa pulang lebih cepat. Sayangnya, status mereka di All England 2021 tetap dinyatakan mundur.
Setelah ini, mereka harus kembali jalani karantina mandiri selama lima hari sesuai regulasi kesehatan yang berlaku di Indonesia. Rencananya karantina mandiri dilakukan di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Menpora juga menyampaikan permintaan maaf dari Presiden Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) kepada bangsa Indonesia, Presiden, timnas bulutangkis, dan seluruh stakeholder . "BWF menyadari dan menyampaikan bahwa situasinya saat ini pandemi Covid-19 maka ke depan harus bisa lebih baik untuk menyiapkan diri dan kejadian di All England ini menjadi pelajaran berharga dan berharap tidak terulang kembali," katanya lagi.
Diketahui, tim bulutangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 oleh otoritas kesehatan NHS (National Health Service) setelah dinyatakan melakukan kontak erat dengan salah satu penumpang yang positif Covid-19 selama penerbangan dari Istanbul ke Birmingham. Selain dipaksa mundur, tim bulutangkis Indonesia juga diwajibkan menjalani karantina mandiri selama 10 hari karena kejadian ini. Baca juga: Kronologi Tim Bulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021
Sejatinya mereka baru diizinkan pulang setelah 23 Maret 2021 mendatang. Tetapi melalui koordinasi antara PBSI dan pihak-pihak terkait terutama dengan KBRI di Inggris, tim ini bisa pulang lebih cepat. Sayangnya, status mereka di All England 2021 tetap dinyatakan mundur.
Setelah ini, mereka harus kembali jalani karantina mandiri selama lima hari sesuai regulasi kesehatan yang berlaku di Indonesia. Rencananya karantina mandiri dilakukan di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.
(poe)
Lihat Juga :