Komitmen BUMN Dukung Olahraga Indonesia Termasuk Sport Tourism
Rabu, 24 Maret 2021 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA: Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo Lantik Pengurus POBSI Sumsel
Kemudian Pertamina ditugaskan berkontribusi di pentas MotoGP Mandalika. Begitu pula dengan PON Papua. Meski waktu penyelenggarana diundur ke tahun 2021, namun komitmen BUMN tetap berjalan.
Setidaknya, menurut Erick , ada 13 perusahaan BUMN terlibat mendukung penyelenggaraan PON untuk bidang Kelistrikan (PLN), Jaringan & Telekomunikasi (PT Telkom), Kebandarudaraan (Angkasa Pura I), Kepelabuhan (Pelindo IV), Sponsorship (BRI), Transportasi (Perum Damri, Pelni, PT Pos Indonesia), Infrastruktur (PP), dan Logistik (PT Bhanda Ghara Reksa/BGR). Kebijakan Kementerian BUMN terhadap olahraga sebagai Proyek Strategis mendorong agar setiap perusahaan BUMN tetap bertanggung jawab mendukung olahraga melalui pembiayaan Public Service Obligation (PSO) melalui formalisasi pembiayaan pemerintah.
Hal ini bertujuan agar kedua entitas, baik perusahaan BUMN dan olahraga nasional, bisa saling berkolaborasi dan sinergi dalam mencapai tujuan. "Hal yang saya ungkap untuk menunjukkan bahwa BUMN memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan olahraga nasional. Membangun nilai ekonomi dan sosial, dengan olahraga menjadi bagian di dalamnya, menjadi prioritas pertama dari Lima Prioritas Kementerian BUMN. Olahraga yang merupakan elemen penting dalam membangun bangsa bagi Kementerian BUMN masuk dalam klasifikasi Proyek Strategis, sehingga tanggung jawab BUMN besar terhadap olahraga," papar Erick.
Kemudian Pertamina ditugaskan berkontribusi di pentas MotoGP Mandalika. Begitu pula dengan PON Papua. Meski waktu penyelenggarana diundur ke tahun 2021, namun komitmen BUMN tetap berjalan.
Setidaknya, menurut Erick , ada 13 perusahaan BUMN terlibat mendukung penyelenggaraan PON untuk bidang Kelistrikan (PLN), Jaringan & Telekomunikasi (PT Telkom), Kebandarudaraan (Angkasa Pura I), Kepelabuhan (Pelindo IV), Sponsorship (BRI), Transportasi (Perum Damri, Pelni, PT Pos Indonesia), Infrastruktur (PP), dan Logistik (PT Bhanda Ghara Reksa/BGR). Kebijakan Kementerian BUMN terhadap olahraga sebagai Proyek Strategis mendorong agar setiap perusahaan BUMN tetap bertanggung jawab mendukung olahraga melalui pembiayaan Public Service Obligation (PSO) melalui formalisasi pembiayaan pemerintah.
Hal ini bertujuan agar kedua entitas, baik perusahaan BUMN dan olahraga nasional, bisa saling berkolaborasi dan sinergi dalam mencapai tujuan. "Hal yang saya ungkap untuk menunjukkan bahwa BUMN memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan olahraga nasional. Membangun nilai ekonomi dan sosial, dengan olahraga menjadi bagian di dalamnya, menjadi prioritas pertama dari Lima Prioritas Kementerian BUMN. Olahraga yang merupakan elemen penting dalam membangun bangsa bagi Kementerian BUMN masuk dalam klasifikasi Proyek Strategis, sehingga tanggung jawab BUMN besar terhadap olahraga," papar Erick.
(sha)
Lihat Juga :