Ayah Eks Gelandang Chelsea Dua Kali Diculik di Nigeria
Jum'at, 26 Maret 2021 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
“Villas-Boas memanggil saya ke kantornya untuk membicarakannya. Dia membutuhkan saya tetapi jelas bertanya apakah ingin bermain atau tidak. saya hanya mengatakan kepadanya bahwa tidak ada yang dapat saya lakukan pada tahap itu. Saya telah melakukan panggilan telepon dan seterusnya, tetapi saya harus melakukan pekerjaan, harus kuat. Itu adalah momen yang sangat sulit,”ungkap Obi Mikel kepada The Athletic dilansir dailystar.co.uk.
Masalah itu diselesaikan dengan Mikel membayar sebagian kecil dari apa yang diminta oleh para penculik. Tetapi penculikan terhadap ayahnya terjadi lagi tujuh tahun kemudian. Saat itu, Obi Mikel sedang memperkuat tim nasional Nigeria di Piala Dunia 2018.
Pada 26 Juni 2018, Obi Mikel kembali ke kamar hotelnya setelah rapat tim untuk mengambil barang-barangnya sebelum pergi ke pertandingan ketika saudaranya menelepon untuk memberi tahu dia tentang berita tersebut.
Dia akhirnya memutuskan untuk tidak memberi tahu siapa pun tentang insiden itu sebelum pertandingan, alih-alih berbicara dengan keluarganya di kamar hotelnya dan memilih untuk diam saat Nigeria menghadapi pertandingan penting melawan Argentina di fase grup. Untungnya, Polisi Negara Bagian Enugu, Nigeria menyatakan bahwa mereka berhasil menyelamatkan Michael pada 2 Juli 2018 setelah baku tembak.
"Saya berada di Rusia mewakili negara dan beberapa orang gila merasa bahwa mereka bisa mengejar ayah saya, melakukan hal-hal buruk kepada saya dan keluarga saya. Itu bahkan lebih sulit untuk dihadapi daripada yang pertama. Tidak ada orang lain yang tahu tentang itu. Saya harus pergi ke lapangan dan menjalani pertandingan," ujar Obi Mikel.
Masalah itu diselesaikan dengan Mikel membayar sebagian kecil dari apa yang diminta oleh para penculik. Tetapi penculikan terhadap ayahnya terjadi lagi tujuh tahun kemudian. Saat itu, Obi Mikel sedang memperkuat tim nasional Nigeria di Piala Dunia 2018.
Pada 26 Juni 2018, Obi Mikel kembali ke kamar hotelnya setelah rapat tim untuk mengambil barang-barangnya sebelum pergi ke pertandingan ketika saudaranya menelepon untuk memberi tahu dia tentang berita tersebut.
Dia akhirnya memutuskan untuk tidak memberi tahu siapa pun tentang insiden itu sebelum pertandingan, alih-alih berbicara dengan keluarganya di kamar hotelnya dan memilih untuk diam saat Nigeria menghadapi pertandingan penting melawan Argentina di fase grup. Untungnya, Polisi Negara Bagian Enugu, Nigeria menyatakan bahwa mereka berhasil menyelamatkan Michael pada 2 Juli 2018 setelah baku tembak.
"Saya berada di Rusia mewakili negara dan beberapa orang gila merasa bahwa mereka bisa mengejar ayah saya, melakukan hal-hal buruk kepada saya dan keluarga saya. Itu bahkan lebih sulit untuk dihadapi daripada yang pertama. Tidak ada orang lain yang tahu tentang itu. Saya harus pergi ke lapangan dan menjalani pertandingan," ujar Obi Mikel.
(abr)
Lihat Juga :