Mengenang Albert Papilaya; Langkah Gemilang ke Perempat Final Olimpiade 1992
Minggu, 18 April 2021 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Namanya tercatat sebagai petinju yang lolos ke babak perempat final dengan menyingkirkan Robert Buda asal Polandia di putaran pertama dan Makoye Isangula asal Tanzania.
Namun, langkah petinju kelahiran 15 September 1967 itu terhenti. Ketika itu, dia harus mengakui kehebatan petinju Korea Selatan, Lee Seung-bae, dan kalah lewat hitungan poin.
Baca juga: Deontay Wilder Sebut Olahraga Tinju sebagai Bisnis Kotor .
Meski kalah, pria yang juga tergabung sebagai polisi itu mendapat sambutan yang luar biasa oleh masyarakat tinju. Kemampuan memiliki pukulan tangan kanan mematikan itu tetap mencuri perhatian banyak orang.
Kisah perjalanan Albert Papilaya ini pun diharapkan bisa menginspirasi petinju Indonesia lainnya. Maklum, Indonesia sudah tak mengirimkan wakilnya di empat gelaran Olimpiade terakhir.
Namun, langkah petinju kelahiran 15 September 1967 itu terhenti. Ketika itu, dia harus mengakui kehebatan petinju Korea Selatan, Lee Seung-bae, dan kalah lewat hitungan poin.
Baca juga: Deontay Wilder Sebut Olahraga Tinju sebagai Bisnis Kotor .
Meski kalah, pria yang juga tergabung sebagai polisi itu mendapat sambutan yang luar biasa oleh masyarakat tinju. Kemampuan memiliki pukulan tangan kanan mematikan itu tetap mencuri perhatian banyak orang.
Kisah perjalanan Albert Papilaya ini pun diharapkan bisa menginspirasi petinju Indonesia lainnya. Maklum, Indonesia sudah tak mengirimkan wakilnya di empat gelaran Olimpiade terakhir.
Lihat Juga :