Juventus Dukung European Super League, Andrea Agnelli Lengser dari Presiden ECA
Senin, 19 April 2021 - 22:05 WIB
loading...
Presiden klub Andrea Agnelli diberitakan mundur dari Presiden ECA/Foto/juventus.com
A
A
A
TURIN - Andrea Agnelli diberitakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden Asosiasi Klub Eropa (ECA) setelah Juventus menjadi pendukung berdirinya European Super League atau Liga Super Eropa. Juventus menjadi bagian dari 12 klub pendiri Liga Super Eropa.
Menurut Football Italia, Senin (19/4/2021), Agnelli yang sudah menjadi presiden ECA selama beberapa musim, memilih mundur. Hal itu diduga karena keterlibatan presiden Juventus itu dengan Liga Super Eropa.
Baca juga: Perlawanan UEFA Terkait Rencana Klub Elit Eropa buat Kompetisi Baru
Pria berumur 45 tahun tersebut akan memegang jabatan sebagai wakil presiden Liga Super Eropa bersama petinggi Manchester United, Joel Glazer. Sementara jabatan presiden Liga Super Eropa diberikan kepada presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Hal itu pun bisa dimaklumi, karena Perez merupakan orang yang pertama kali menginisiasi ajang Liga Super Eropa pada tahun 2009 lalu. Tak heran pula, jika klubnya ikut berpartisipasi.
Baca juga: Bungkam Soal Man United Bikin European Super League, Ini Alasan Solskjae r.
Seperti yang diketahui, Liga Super Eropa merupakan format baru yang diprakarsai oleh klub-klub elite Eropa. Menariknya, hanya beberapa klub besar di Inggris, Spanyol, dan Italia saja yang setuju dengan kompetisi baru tersebut.
Sebanyak 12 tim yang menjadi awal pembentukan Liga Super Eropa itu adalah AC Milan, Arsenal, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milam, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur.
Baca juga: Arsenal Dukung European Super League, Arteta Kumpulkan Informasi.
Kabarnya, UEFA bakal memberikan sanksi kepada klub-klub yang masih saja berani ingin membentuk turnamen baru tersebut. Sanksi yang akan diberikan UEFA adalah klub-klub yang terlibat di kompetisi Liga Super Eropa nantinya bakal dilarang mengikuti kompetisi lain di tingkat domestik, Eropa, bahkan dunia.
Menurut Football Italia, Senin (19/4/2021), Agnelli yang sudah menjadi presiden ECA selama beberapa musim, memilih mundur. Hal itu diduga karena keterlibatan presiden Juventus itu dengan Liga Super Eropa.
Baca juga: Perlawanan UEFA Terkait Rencana Klub Elit Eropa buat Kompetisi Baru
Pria berumur 45 tahun tersebut akan memegang jabatan sebagai wakil presiden Liga Super Eropa bersama petinggi Manchester United, Joel Glazer. Sementara jabatan presiden Liga Super Eropa diberikan kepada presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Hal itu pun bisa dimaklumi, karena Perez merupakan orang yang pertama kali menginisiasi ajang Liga Super Eropa pada tahun 2009 lalu. Tak heran pula, jika klubnya ikut berpartisipasi.
Baca juga: Bungkam Soal Man United Bikin European Super League, Ini Alasan Solskjae r.
Seperti yang diketahui, Liga Super Eropa merupakan format baru yang diprakarsai oleh klub-klub elite Eropa. Menariknya, hanya beberapa klub besar di Inggris, Spanyol, dan Italia saja yang setuju dengan kompetisi baru tersebut.
Sebanyak 12 tim yang menjadi awal pembentukan Liga Super Eropa itu adalah AC Milan, Arsenal, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milam, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur.
Baca juga: Arsenal Dukung European Super League, Arteta Kumpulkan Informasi.
Kabarnya, UEFA bakal memberikan sanksi kepada klub-klub yang masih saja berani ingin membentuk turnamen baru tersebut. Sanksi yang akan diberikan UEFA adalah klub-klub yang terlibat di kompetisi Liga Super Eropa nantinya bakal dilarang mengikuti kompetisi lain di tingkat domestik, Eropa, bahkan dunia.
(sha)
Lihat Juga :