Guardiola Tidak Nyaman, Man City Mundur dari Liga Super Eropa

loading...
Guardiola Tidak Nyaman, Man City Mundur dari Liga Super Eropa
Pep Guardiola mengatakan, dirinya beserta pelatih dari klub lain yang memisahkan diri terkait pembentukan Liga Super Eropa merasa ditempatkan dalam posisi yang tidak nyaman / Foto: Instagram Pep Guardiola
MANCHESTER - Pep Guardiola mengatakan, dirinya beserta pelatih dari klub lain yang memisahkan diri terkait pembentukan Liga Super Eropa merasa ditempatkan dalam posisi yang tidak nyaman. Dikatakannya, meskipun The Citizens ikut tergabung bersama 12 tim lainnya, namun ia mengatakan bahwa proyek ini bukanlah olahraga kalau pun pada akhirnya mendapatkan kesuksesan.

"Ini bukan olahraga ketika hubungan antara usaha dan penghargaan tidak ada. Bukan olahraga jika kesuksesan sudah dijamin, bukan olahraga jika tidak masalah jika Anda kalah," ungkap Guardiola dikutip dari Marca, Rabu (21/4/2021).

BACA JUGA: Chelsea Cuma Pungut Satu Poin di Stamford Bridge

Man City tergabung dalam pembentukan European Super League (ESL) bersama 11 tim lainnya, yakni Manchester United, Chelsea, Liverpool, Tottenham Hotspur, Arsenal, Juventus, Inter Milan, AC milan, Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid. Namun demikian, Guardiola berpendapat bahwa Liga Super Eropa menghilangkan ketidakpastian kualifikasi dan risiko pendapatan yang menyertainya.

"Tidak adil bila satu tim bertarung, bertarung, bertarung, sampai di puncak dan setelahnya tidak bisa lolos karena kesuksesan sudah dijamin hanya untuk beberapa klub. Orang-orang mengatakan lima klub bisa naik dan memainkan kompetisi ini, tapi apa yang terjadi jika 15 klub ini tidak memainkan musim yang bagus dan akan berada di sana. Ini bukan olahraga," tegas Guardiola.



BACA JUGA: Sergio Aguero Sebentar Lagi Jadi Pengganti Lionel Messi di Barcelona?

Inilah yang membuat Guardiola merasa tidak nyaman, karena dia harus menjawab setiap pertanyaan yang muncul di konferensi pers. Yang diinginkan pelatih berkepala plontos itu adalah pejabat klub menjelaskan secara rinci tentang proyek ini.

Karena, tambah Guardiola , ada yang aneh ketika mengetahui alasan 12 klub ikut menyetujui proyek ESL ini. Lantas kenapa Ajax Amsterdam yang notabene pernah juara empat kali di kompetisi antarklub Eropa tidak ada dalam daftar tersebut?

"Mereka punya tugas dan kewajiban untuk menyampaikan secepatnya dan menjelaskan kepada seluruh dunia karena ini adalah masalah dunia dan mengklarifikasi mengapa yang ini ada dan yang lainnya tidak. Mengapa Ajax Amsterdam, yang memiliki empat trofi Liga Champions, bukan di sana? Mereka harus memberi tahu kita semua," pungkas Guardiola.

Keluhan Guardiola dan desakan suporter, memaksa Man City membuat keputusan. Dalam keterangan resminya mereka memutuskan mundur dari keikutsertaannya di Liga Super Eropa.



"Klub Sepak Bola Manchester City dapat mengonfirmasi bahwa mereka telah secara resmi memberlakukan prosedur untuk mundur dari grup yang mengembangkan rencana Liga Super Eropa," demikian pernyataan resmi Man City.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top