Fokus ke Pasukannya, Zidane Mengaku Tak Bahagia Barca Menderita
Sabtu, 01 Mei 2021 - 20:01 WIB
loading...
Zinedine Zidane fokus pada skuatnya sendiri/Foto/dok
A
A
A
MADRID - Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengaku fokus pada skuatnya sendiri. Zidane tak merasa bahagia setelah saingannya, Barcelona kalah 1-2 dari Granada pada laga pekan ke-33 La Liga Spanyol 2020/2021 .
Kekalahan Barca membuat Madrid kembali berpeluang besar merebut gelar juara liga musim ini. Namun, Zidane tak ingin bersorak. Alasannya, hasil apa pun yang didapat rivalnya, dalam hal ini Barcelona, tak langsung membuat timnya bisa menjuarai La Liga Spanyol 2020/2021.
Baca juga: Philippe Coutinho Dikabarkan Selangkah Lagi Gabung Everton
Sebab, saat ini Madrid yang bertengger di posisi kedua, masih tertinggal satu poin dengan Atletico Madrid yang berada di peringkat pertama. Jadi, Madrid masih perlu berjuang meraih hasil positif di lima laga tersisa dan berharap Atletico terpeleset di laga selanjutnya.
“Takkan ada yang berubah (setelah kekalahan Barcelona dari Granada). Kami tak dapat mengontrol situasi apa yang terjadi di sekitar kami. Kam akan menurunkan tim terbaik untuk meraih kemenangan (saat berjumpa Osasuna di laga Liga Spanyol selanjutnya),” ujar Zidane, mengutip dari Marca, Sabtu (1/5/2021).
Baca juga: Ramos Rela Gaji Disunat demi Bertahan di Real Madrid
“Kami telah melakukan banyak perubahan (terhadap susunan pemain), banyak pemain kami yang cedera, tetapi yang penting adalah siapa saja pemain yang dapat bersaing,” tambah pelatih berpaspor Prancis tersebut.
"Saya tidak senang dengan kekalahan yang diterima oleh rival kami. Itu (menjuarai La Liga Spanyol 2020/2021) akan sulit, dan yang pasti kami akan tetap memperjuangkannya. Masih ada tujuh laga lagi yang perlu dimainkan dan kami tak memikirkan bagaimana akhirnya nanti,” lanjutnya.
Baca juga: Jonny Evans Hindari Leicester Dipermalukan Southampton
Sejauh ini Madrid tercatat masih dapat memperjuangkan dua gelar, yakni Liga Spanyol dan Liga Champions. Dalam dua kompetisi itu, Madrid masih memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa keluar sebagai juaranya.
Seperti di La Liga 2020/2021, Madrid bertengger di posisi kedua dan hanya beda satu poin saja dengan Atletico yang berada di puncak. Dengan lima laga tersisa, Madrid tentunya harus menyapu bersih dengan kemenangan dan berharap Atletico bisa kalah di lima laga tersebut.
Madir akan menghadapi Osasuna pada pekan ke-34 di Stadion Alfredo Di Stefano, Sabtu (1/5/2021) malam waktu lokal atau Minggu (2 /5/2021) dini hari WIB. Zidane, memastikan bahwa kemenangan jadi target utamanya saat menghadapi Osasuna.
“Ada tiga poin yang bisa didapat dan kami akan mencoba dan mengambilnya. Kami tidak dapat mengontrol apa pun yang terjadi di sekitar kami, kami hanya dapat memengaruhi apa yang kami lakukan,” ujarnya.
Sementara untuk di Liga Champions 2020/2021, Madrid bakal segera memainkan laga leg kedua semifinal dengan melawan Chelsea pada Kamis 6 Mei 2021. Pada leg pertamanya Madrid berhasil ditahan Chelsea 1-1 di Stadion Alfredo Di Stefano.
Dengan hasil di leg pertama tersebut, maka kemenangan menjadi target aman bagi Madrid agar bisa mendapatkan tiket ke babak final Liga Champions 2020/2021.
Kekalahan Barca membuat Madrid kembali berpeluang besar merebut gelar juara liga musim ini. Namun, Zidane tak ingin bersorak. Alasannya, hasil apa pun yang didapat rivalnya, dalam hal ini Barcelona, tak langsung membuat timnya bisa menjuarai La Liga Spanyol 2020/2021.
Baca juga: Philippe Coutinho Dikabarkan Selangkah Lagi Gabung Everton
Sebab, saat ini Madrid yang bertengger di posisi kedua, masih tertinggal satu poin dengan Atletico Madrid yang berada di peringkat pertama. Jadi, Madrid masih perlu berjuang meraih hasil positif di lima laga tersisa dan berharap Atletico terpeleset di laga selanjutnya.
“Takkan ada yang berubah (setelah kekalahan Barcelona dari Granada). Kami tak dapat mengontrol situasi apa yang terjadi di sekitar kami. Kam akan menurunkan tim terbaik untuk meraih kemenangan (saat berjumpa Osasuna di laga Liga Spanyol selanjutnya),” ujar Zidane, mengutip dari Marca, Sabtu (1/5/2021).
Baca juga: Ramos Rela Gaji Disunat demi Bertahan di Real Madrid
“Kami telah melakukan banyak perubahan (terhadap susunan pemain), banyak pemain kami yang cedera, tetapi yang penting adalah siapa saja pemain yang dapat bersaing,” tambah pelatih berpaspor Prancis tersebut.
"Saya tidak senang dengan kekalahan yang diterima oleh rival kami. Itu (menjuarai La Liga Spanyol 2020/2021) akan sulit, dan yang pasti kami akan tetap memperjuangkannya. Masih ada tujuh laga lagi yang perlu dimainkan dan kami tak memikirkan bagaimana akhirnya nanti,” lanjutnya.
Baca juga: Jonny Evans Hindari Leicester Dipermalukan Southampton
Sejauh ini Madrid tercatat masih dapat memperjuangkan dua gelar, yakni Liga Spanyol dan Liga Champions. Dalam dua kompetisi itu, Madrid masih memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa keluar sebagai juaranya.
Seperti di La Liga 2020/2021, Madrid bertengger di posisi kedua dan hanya beda satu poin saja dengan Atletico yang berada di puncak. Dengan lima laga tersisa, Madrid tentunya harus menyapu bersih dengan kemenangan dan berharap Atletico bisa kalah di lima laga tersebut.
Madir akan menghadapi Osasuna pada pekan ke-34 di Stadion Alfredo Di Stefano, Sabtu (1/5/2021) malam waktu lokal atau Minggu (2 /5/2021) dini hari WIB. Zidane, memastikan bahwa kemenangan jadi target utamanya saat menghadapi Osasuna.
“Ada tiga poin yang bisa didapat dan kami akan mencoba dan mengambilnya. Kami tidak dapat mengontrol apa pun yang terjadi di sekitar kami, kami hanya dapat memengaruhi apa yang kami lakukan,” ujarnya.
Sementara untuk di Liga Champions 2020/2021, Madrid bakal segera memainkan laga leg kedua semifinal dengan melawan Chelsea pada Kamis 6 Mei 2021. Pada leg pertamanya Madrid berhasil ditahan Chelsea 1-1 di Stadion Alfredo Di Stefano.
Dengan hasil di leg pertama tersebut, maka kemenangan menjadi target aman bagi Madrid agar bisa mendapatkan tiket ke babak final Liga Champions 2020/2021.
(sha)
Lihat Juga :