alexametrics

Umumkan Jaap Stam Sebagai Pelatih, FC Cincinnati Salah Pasang Foto

loading...
Umumkan Jaap Stam Sebagai Pelatih, FC Cincinnati Salah Pasang Foto
Foto Tinus van Teunenbroek digunakan saat FC Cincinnati mengumumkan Jaap Stam sebagai pelatih baru. Foto: Daily Mail
A+ A-
CINCINNATI - Klub Major League Soccer (MLS), FC Cincinnati, bikin blunder saat mengumumkan Jaap Stam sebagai pelatih mereka yang baru. Saat memposting pengumuman penting itu di media sosial, klub justru menggunakan foto orang lain.

FC Cincinnati seharusnya menggunakan foto Jaap Stam ketika mengumumkan pelatih anyar mereka, Jumat (22/5/2020). Alih-alih begitu, mereka justru menempel gambar orang lain yang sama-sama berkepala plontos. Klub mengunggah foto Tinus van Teunenbroek yang notabene pelatih tim muda Ajax Amsterdam.

Teunenbroek dan Jaap Stam memang sepintas punya perawakan yang mirip. Keduanya sama-sama berkepala botak, berwajah tirus, dan hidung lancip. Menyadari kesalahan itu, klub segera menghapus postingan mereka, kemudian menggantinya dengan foto Jaap Stam.



Sebetulnya ini bukan kali pertama terjadi kekeliruan yang melibatkan Teunenbroek dan Jaap Stam. Sebuah outlet media di Belanda pernah salah mengidentifikasi Teunenbroek sebagai Jaap Stam.

“Kami pernah salah mengira Jaap Stam berada di Ajax (padahal ituTeunenbroek) karena orang-orang berteriak ‘Hei itu Jaap Stam!’ dan itu sering terjadi,” kata outlet media tersebut.

Jaap Stam sendiri pernah melatih PEC Zwolle dan Feyenoord sebelum menerima pinangan FC Cincinnati. Dalam wawancara perdana bersama klub barunya, mantan bek Manchester United dan Lazio itu mengaku punya visi yang sama dengan klub MLS.

“Bagi saya kesempatan ini adalah tantangan besar untuk bekerja dengan baik,” kata Staam, yang sepakat menandatangani kontrak hingga 2021. (Baca juga: Chiellini Nikmati Gigitan Luis Suarez di Piala Dunia 2014)
(mirz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak