Masa Depan Ronald Koeman Dihantui Ketidakpastian
Kamis, 27 Mei 2021 - 00:32 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA: Jelang Final Liga Europa 2020/2021: Kota Gdansk Menguning
Dalam laporan Marca, Kamis (27/5/2021), Jansen mencoret opsi pertama. "Jika mereka ingin memecatnya, saya tidak akan mengatakan di De Telegraaf bahwa mereka meninggalkan pertemuan dengan 'perasaan baik'. Koeman ingin terus menjadi manajer Barcelona. Di satu sisi, kita tidak boleh lupa bahwa beberapa jam sebelum pertemuan, pimpinan olahraga menegosiasikan penggabungan Wijnaldum, salah satu pemain yang diminta Koeman," jelasnya.
"Faktor kedua yang mendukung teori itu tidak hilang begitu saja. Namun, TV3 meyakinkan bahwa Laporta memberi tahu Koeman bahwa dia sedang mencari pengganti dan mereka ingin 15 hari lagi untuk membuat keputusan. Artinya, ada beberapa spekulasi liar di luar mengenai karier Koeman.
Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah memberi Koeman opsi satu tahun lagi untuk menunda pembayaran dari gajinya. Itu sebabnya, Jansen mengatakan tidak bisa mengesampingkan bahwa dia akan membarui kontraknya setelah Juni 2022.
Tetapi bisa saja ini merupakan salah satu skenario Laporta mengulur waktu untuk mencapai kesepakatan dengan pelatih lain, seperti yang dilaporkan TV3. Jika memang begitu, maka itu bertolak belakang dengan klaim Jansen. Kemungkinan besar presiden memiliki gagasan lain sebagai pelatih di kepalanya, tetapi dia juga menghormati sosok Koeman sebagai legenda Barcelona dan perilaku ini tidak sejalan dengan itu.
Dalam laporan Marca, Kamis (27/5/2021), Jansen mencoret opsi pertama. "Jika mereka ingin memecatnya, saya tidak akan mengatakan di De Telegraaf bahwa mereka meninggalkan pertemuan dengan 'perasaan baik'. Koeman ingin terus menjadi manajer Barcelona. Di satu sisi, kita tidak boleh lupa bahwa beberapa jam sebelum pertemuan, pimpinan olahraga menegosiasikan penggabungan Wijnaldum, salah satu pemain yang diminta Koeman," jelasnya.
"Faktor kedua yang mendukung teori itu tidak hilang begitu saja. Namun, TV3 meyakinkan bahwa Laporta memberi tahu Koeman bahwa dia sedang mencari pengganti dan mereka ingin 15 hari lagi untuk membuat keputusan. Artinya, ada beberapa spekulasi liar di luar mengenai karier Koeman.
Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah memberi Koeman opsi satu tahun lagi untuk menunda pembayaran dari gajinya. Itu sebabnya, Jansen mengatakan tidak bisa mengesampingkan bahwa dia akan membarui kontraknya setelah Juni 2022.
Tetapi bisa saja ini merupakan salah satu skenario Laporta mengulur waktu untuk mencapai kesepakatan dengan pelatih lain, seperti yang dilaporkan TV3. Jika memang begitu, maka itu bertolak belakang dengan klaim Jansen. Kemungkinan besar presiden memiliki gagasan lain sebagai pelatih di kepalanya, tetapi dia juga menghormati sosok Koeman sebagai legenda Barcelona dan perilaku ini tidak sejalan dengan itu.
(mirz)
Lihat Juga :