Preview Inggris vs Skotlandia: Laga Bersejarah
Jum'at, 18 Juni 2021 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Bagi Raheem Sterling , pencetak gol kemenangan Inggris melawan Kroasia, mengaku hanya ingin fokus menghadapi pertandingan melawan Skotlandia. "Bagi saya, ini akan menjadi pertandingan lain," kata Sterling dikutip dari Theweek, Kamis (17/6/2021).
"Tentu saja, ada sejarah tetapi pada saat yang sama, dalam sepak bola Anda tidak bisa terlalu larut dalam sejarah. Anda harus fokus pada tugas di depan dan tugas di depan adalah untuk mendapatkan tiga poin."
BACA JUGA: Insiden Coca-Cola, Cristiano Ronaldo Pernah Marahi Putranya Gegara Minuman Soda
Sementara itu, Skotlandia yang bermain di Piala Eropa pertama mereka sejak 1996 harus puas kehilangan poin pada laga pembuka usai dikalahkan Republik Ceko dengan skor 0-2. Hasil minor itu membuat status mereka sebagai tim kuda hitam mulai menjauh dari skuat Tartan Army.
Scott Brown, yang telah mengoleksi 55 caps bersama Skotlandia , percaya bahwa kekalahan itu bisa dijadikan sebagai pembelajaran. "Saya tahu pasti ketika saya menjadi bagian dari pengaturan bahwa kami merasa sulit setiap kali orang membayangkan peluang kami. Tetapi setiap kali kami masuk ke pertandingan sebagai underdog, itu adalah pola pikiryang sama sekali berbeda," timpal Brown.
"Tentu saja, ada sejarah tetapi pada saat yang sama, dalam sepak bola Anda tidak bisa terlalu larut dalam sejarah. Anda harus fokus pada tugas di depan dan tugas di depan adalah untuk mendapatkan tiga poin."
BACA JUGA: Insiden Coca-Cola, Cristiano Ronaldo Pernah Marahi Putranya Gegara Minuman Soda
Sementara itu, Skotlandia yang bermain di Piala Eropa pertama mereka sejak 1996 harus puas kehilangan poin pada laga pembuka usai dikalahkan Republik Ceko dengan skor 0-2. Hasil minor itu membuat status mereka sebagai tim kuda hitam mulai menjauh dari skuat Tartan Army.
Scott Brown, yang telah mengoleksi 55 caps bersama Skotlandia , percaya bahwa kekalahan itu bisa dijadikan sebagai pembelajaran. "Saya tahu pasti ketika saya menjadi bagian dari pengaturan bahwa kami merasa sulit setiap kali orang membayangkan peluang kami. Tetapi setiap kali kami masuk ke pertandingan sebagai underdog, itu adalah pola pikiryang sama sekali berbeda," timpal Brown.
Lihat Juga :