Wilder Hina Whyte Kotoran Tisu Toilet: Kamu Badut Penipu Pengecut

loading...
Wilder Hina Whyte Kotoran Tisu Toilet: Kamu Badut Penipu Pengecut
Wilder Hina Whyte Kotoran Tisu Toilet: Kamu Badut Penipu Pengecut/The Sun
Mantan juara dunia tinju Kelas Berat Deontay Wilder menghina Dillian Whyte kotoran tisu toilet kembali memanaskan api permusuhan di antara mereka. Whyte balik membalas hinaan dengan menyebut Wilder badut penipu pengecut yang menyedihkan.

’’Dillian Whyte bisa mendapatkan pekerjaan ini. Dia tidak lain adalah kotoran untuk kertas toilet saya, yang saya siram setahun yang lalu,’’kecam Wilder.

Baca Juga: Logan Paul Bersumpah Bekuk Mike Tyson, Fans: Siapkan Asuransi Jiwa!

Wilder merespons serangan verbal Whyte dengan mengulik masa lalu permusuhan mereka yang tidak kunjung berakhir. ’’Tidak masalah bagi saya apa yang dia katakan kepada saya. Diam adalah emas. Ini seperti memiliki banyak kecoak dan ketika Anda menyalakannya, mereka akan menyebar,’’ujarnya.

’’Dia adalah bagian bawah kakiku, sampah di antara jari-jari kakiku. Itulah yang aku lihat padanya,’’kata Wilder melanjutkan.

Komentarnya telah membuat marah Whyte ketika dia menyatakan bahwa Wilder hanya membuat alasan mengapa dia tidak mau mengadu akalnya. ’’Deontay Wilder bingung. Dia anak yang sangat bingung dan tertipu.Dia tidak akan pernah melawan saya, dia pengecut,’’kata Wyhte.



’’Dia seharusnya berkata, ’’Aku akan mengalahkan Dillian Whyte,' itulah yang seharusnya dia katakan. Aku tidak akan mengatakan, 'Oh, teruslah berjuang kawan.' Dia hanya berengsek kelas satu.’’

Baca Juga: Deontay Wilder Bersumpah Hukum Tyson Fury dengan KO Brutal

Api permusuhan dengan Whyte meledak lagi menjelang pertarungan trilogi Wilder melawan Tyson Fury pada 24 Juli. ’’Sayang sekali Tyson Fury akan mengalahkannya lagi dan kemudian saya tidak akan bisa melawannya. Dia akan pensiun, lari ke jurang dan tidak pernah terlihat lagi.

"Setelah dia kalah, dia mungkin hanya akan menyalahkan istri atau anak-anaknya atau anjingnya, atau kucingnya atau semacamnya.
(aww)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top