Kepindahan Vinales ke Aprilia seperti Cristiano Ronaldo ke Wigan
Selasa, 29 Juni 2021 - 10:03 WIB
loading...
Dari foto-foto yang beredar, Vinales yang mengenakan kacamata hitam terlihat sangat dingin dan tampak jijik berada di podium. Itulah kesan yang diberikan Top Gun di Assen, Minggu (27/6/2021) malam WIB / Foto: Marca
A
A
A
ASSEN - Penggemar MotoGP biasanya ikut merasakan euforia saat pembalap idola mereka berdiri gagah di podium. Tapi berbeda situasinya ketika melihat Maverick Vinales merayakan keberhasilannya merebut posisi kedua pada balapan seri kesembilan di MotoGP Belanda, akhir pekan kemarin.
Dari foto-foto yang beredar, Vinales yang mengenakan kacamata hitam terlihat sangat dingin dan tampak jijik berada di podium. Itulah kesan yang diberikan Top Gun di Assen, dan menurut laporan Marca, pembalap asal Spanyol itu bahkan enggan memeluk Massimo Meregalli bahkan pemimpin tim Monster Energy Yamaha.
BACA JUGA: Maverick Vinales Resmi Berpamitan dari Tim Yamaha
Sikap dingin Vinales sepertinya ada hubungannya dengan keputusannya berpamitan dengan tim Yamaha. Hari ini, Senin (28/6/2021), pembalap kelahiran Girona itu resmi memutuskan kontraknya dengan tim pabrikan Jepang. Padahal ia masih menyisakan satu tahun lagi.
"Ketika mereka (Yamaha) memutuskan untuk membarui kontrak saya pada 2020, saya berkata: 'Benarkah? Saya tidak memberikan potensi penuh saya'. Saya belum menerima pesan apa pun dari Yamaha Jepang. Hari-hari ini saya tidak mengharapkan apa pun dari siapa pun, hanya dari saya," harap Vinales.
Dari foto-foto yang beredar, Vinales yang mengenakan kacamata hitam terlihat sangat dingin dan tampak jijik berada di podium. Itulah kesan yang diberikan Top Gun di Assen, dan menurut laporan Marca, pembalap asal Spanyol itu bahkan enggan memeluk Massimo Meregalli bahkan pemimpin tim Monster Energy Yamaha.
BACA JUGA: Maverick Vinales Resmi Berpamitan dari Tim Yamaha
Sikap dingin Vinales sepertinya ada hubungannya dengan keputusannya berpamitan dengan tim Yamaha. Hari ini, Senin (28/6/2021), pembalap kelahiran Girona itu resmi memutuskan kontraknya dengan tim pabrikan Jepang. Padahal ia masih menyisakan satu tahun lagi.
"Ketika mereka (Yamaha) memutuskan untuk membarui kontrak saya pada 2020, saya berkata: 'Benarkah? Saya tidak memberikan potensi penuh saya'. Saya belum menerima pesan apa pun dari Yamaha Jepang. Hari-hari ini saya tidak mengharapkan apa pun dari siapa pun, hanya dari saya," harap Vinales.
Lihat Juga :