Deontay Wilder Dipukul KO Petinju Rusia, Romanov: Kakinya Lemah!
Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Namun petinju Rusia itu mengklaim mantan juara WBC yang digulingkan itu masih memiliki titik lemah yang bisa ditargetkan Fury lagi pada pertemuan ketiga antara pasangan tersebut. ’’Sudah lama sekali. sejujurnya saya tidak terlalu memikirkannya. Wilder dulu berbeda dari sekarang. Aku juga berbeda,’’kata Romanov kepada RT.
’’Hari ini adalah waktu yang berbeda, Wilder berada di puncak dan saya sedang dalam perjalanan ke sana. Saat itu mungkin sebaliknya, jadi saya tidak ingin mengingat atau memikirkannya,”jelasnya.
Baca Juga: Mayweather Ditantang AJ Duel Pembuktian Jawara Tak Terkalahkan
Ketika ditanya mengenai titik lemah Wilder, Romanov menambahkan: ’’Saya tidak yakin tentang titik lemahnya tetapi saya tahu kakinya lemah. Untuk lokasinya, saya tidak tahu. Anda harus memperhatikan itu ketika Anda berjalan di atas ring bersamanya. Saya tahu bahwa Wilder tidak kokoh berdiri, Anda dapat melihatnya ketika Anda menontonnya di TV.”
Ketika ditanya apakah dia kesal karena Fury mencatat rekornya sebagai orang terakhir yang menghentikan Wilder, dia berkata: “Jujur, saya tidak pernah iri. Apa pun bisa terjadi, siapa pun bisa jatuh, jadi saya tidak pernah iri pada siapa pun. Saya sendiri seorang petinju dan tahu persis apa itu."
’’Hari ini adalah waktu yang berbeda, Wilder berada di puncak dan saya sedang dalam perjalanan ke sana. Saat itu mungkin sebaliknya, jadi saya tidak ingin mengingat atau memikirkannya,”jelasnya.
Baca Juga: Mayweather Ditantang AJ Duel Pembuktian Jawara Tak Terkalahkan
Ketika ditanya mengenai titik lemah Wilder, Romanov menambahkan: ’’Saya tidak yakin tentang titik lemahnya tetapi saya tahu kakinya lemah. Untuk lokasinya, saya tidak tahu. Anda harus memperhatikan itu ketika Anda berjalan di atas ring bersamanya. Saya tahu bahwa Wilder tidak kokoh berdiri, Anda dapat melihatnya ketika Anda menontonnya di TV.”
Ketika ditanya apakah dia kesal karena Fury mencatat rekornya sebagai orang terakhir yang menghentikan Wilder, dia berkata: “Jujur, saya tidak pernah iri. Apa pun bisa terjadi, siapa pun bisa jatuh, jadi saya tidak pernah iri pada siapa pun. Saya sendiri seorang petinju dan tahu persis apa itu."
(aww)
Lihat Juga :