Usai Olimpiade Tokyo 2020, PBSI Minta Bawa Pulang Piala Sudirman dan Thomas-Uber

loading...
Usai Olimpiade Tokyo 2020, PBSI Minta Bawa Pulang Piala Sudirman dan Thomas-Uber
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menatap target berikutnya/foto/pbsi
JAKARTA - Para pejuang bulu tangkis Tanah Air sudah tiba di Indonesia usai berjibaku di Olimpiade Tokyo 2020 , namun tak ada waktu untuk berleha-leha. Ketua Umum (Ketum) PBSI, Agung Firman Sampurna , mengingatkan mereka tetap fokus menatap berikutnya.

Agung menyebut bahwa di dunia bulu tangkis jadwal antar kompetisi sangatlah dekat dan karena itulah dia ingin Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan di Pelatnas Cipayung untuk tetap mempersiapkan diri sebaik mungkin. Ia mau atlet bulu tangkis Indonesia kembali bersinar di kompetisi selanjutnya.

Baca juga: Kepulangan Greysia/Apriyani dkk ke Tanah Air Disambut Meriah

Dalam waktu dekat ini, Indonesia sebenarnya sudah ditargetkan untuk turun di Korea Open 2021 yang berlangsung pada 31 Agustus sampai 5 September 2021. Karena merupakan kompetisi super 500, Indonesia pun akan menurunkan kekuatan penuh di ajang tersebut.



Akan tetapi, yang menjadi perhatian Agung adalah Piala Sudirman serta Piala Thomas dan Uber yang akan diselenggarakan akhir September hingga Oktober 2021 mendatang. Ia mau Indonesia membawa pulang gelar juara dari kompetisi paling prestisius tersebut.

Baca juga: Tatap Final, Dani Alves Bidik Medali Emas Pertamanya di Olimpiade Tokyo 2020

Agung pun sadar tak mudah untuk bisa memenangkan kejuaraan yang paling bergengsi di olahraga bulu tangkis tersebut. Namun, ia percaya bahwa dengan ambisi para pebulu tangkis Indonesia, gelar Piala Sudirman dan Thomas-Uber bisa mereka rebut.

“Kita cuma punya waktu yang sebentar untuk beristirahat karena khusus olahraga bulu tangkis kita harus mempersiapkan diri untuk turnamen internasional yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Yaitu Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber. Kita punya ambisi besar untuk mendapatkannya," jelas Agung, seperti yang dilaporkan PBSI, Kamis (5/8/2021).

Agung pun merasa kompetisi seperti Korea Open 2012, Piala Sudirman, serta Piala Thomas dan Uber bisa menjadi sarana yang cocok untuk menjadi ajang balas dendam bagi para atlet yang gagal bersinar di Olimpiade Tokyo 2020.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top