Bungkam Manchester City, Leicester Rebut Community Shield 2021
Minggu, 08 Agustus 2021 - 01:05 WIB
loading...
A
A
A
Vardy kembali mendapatkan peluang emas di menit 44. Berawal dari umpan Barnes, Vardy mendapatkan bola yang sangat manis dan ia pun berhasil melepaskan tendangan.
Kendati begitu, bola masih terlalu melebar hingga menyentuh tiang. Padahal Vardy benar-benar tanpa kawalan saat melepaskan tendangan tersebut. Aksi Vardy itu lantas menjadi aksi penutup di babak pertama yang berakhir 0-0.
Statistik sepanjang babak pertama berdasarkan livescore.com, Leicester melepaskan empat tembakan tepat sasaran sedangkan Man City hanya sekali.
Leicester melepaskan satu tembakan melenceng, sedangkan Man City empat kali, dengan penguasaan bola Man City lebih unggul 52% berbanding 48% milik Leicester.
Pada babak kedua, Man City bisa dikatakan mulai mengambil alih jalannya pertandingan. Penguasaan bola dapat mereka kuasai jauh lebih baik ketimbang Leicester, begitu pun peluang yang diciptakan.
Hanya saja, buruknya penyelesaian akhir membuat Man City belum berhasil sama sekali merobek jala gawang The Foxes. Tak adanya Gabriel Jesus, Raheem Sterling, dan terutama Kevin De Bruyne membuat lini depan Man City tak terlalu berbahaya.
Bayangkan hingga laga memasuki menit 80, Man City yang dapat menciptakan 11 peluang hanya dua kesempatan saja yang tendangannya tepat mengarah ke gawang Leicester. Klub berjuluk The Citizens itu benar-benar kesulitan mencetka gol.
Keasyikan menyerang membuat pertahanan Man City lantas lengah. Nathan Ake yang mendapatkan bola di area belakang kurang cepat bereaksi sehingga bola mampu direbut oleh Iheancho. Namun, Ake justru membuat gerakan kaki yang membuat penggawa Leicester itu terjatuh di kotak terlarang,
Kendati begitu, bola masih terlalu melebar hingga menyentuh tiang. Padahal Vardy benar-benar tanpa kawalan saat melepaskan tendangan tersebut. Aksi Vardy itu lantas menjadi aksi penutup di babak pertama yang berakhir 0-0.
Statistik sepanjang babak pertama berdasarkan livescore.com, Leicester melepaskan empat tembakan tepat sasaran sedangkan Man City hanya sekali.
Leicester melepaskan satu tembakan melenceng, sedangkan Man City empat kali, dengan penguasaan bola Man City lebih unggul 52% berbanding 48% milik Leicester.
Pada babak kedua, Man City bisa dikatakan mulai mengambil alih jalannya pertandingan. Penguasaan bola dapat mereka kuasai jauh lebih baik ketimbang Leicester, begitu pun peluang yang diciptakan.
Hanya saja, buruknya penyelesaian akhir membuat Man City belum berhasil sama sekali merobek jala gawang The Foxes. Tak adanya Gabriel Jesus, Raheem Sterling, dan terutama Kevin De Bruyne membuat lini depan Man City tak terlalu berbahaya.
Bayangkan hingga laga memasuki menit 80, Man City yang dapat menciptakan 11 peluang hanya dua kesempatan saja yang tendangannya tepat mengarah ke gawang Leicester. Klub berjuluk The Citizens itu benar-benar kesulitan mencetka gol.
Keasyikan menyerang membuat pertahanan Man City lantas lengah. Nathan Ake yang mendapatkan bola di area belakang kurang cepat bereaksi sehingga bola mampu direbut oleh Iheancho. Namun, Ake justru membuat gerakan kaki yang membuat penggawa Leicester itu terjatuh di kotak terlarang,
Lihat Juga :