Presiden Nice Tuding Pemain Marseille Biang Keladi Kerusuhan

Senin, 23 Agustus 2021 - 17:02 WIB
loading...
Presiden Nice Tuding Pemain Marseille Biang Keladi Kerusuhan
Rusuh terjadi di laga OGC Nice kontra Olympique Marseille/Foto/euronews.com
A A A
NICE - Presiden Nice Jean-Pierre Rivere menuding pemain Marseille sebagai biang keladi kerusuhan yang terjadi dalam laga antara OGC Nice kontra Olympique Marseille dalam lanjutan Ligue 1 Prancis 2021/2022 . Dalam kerusuhan itu sejumlah pemain terluka, diantaranya mantan gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi dan salah satu pemain Marseille, Luan Peres.

Kerusuhan terjadi saat penyerang Marseille, Dimitri Payet ingin mengambil tendangan sudut. Dalam sebuah rekaman, Payet terlihat dihujani botol oleh para pendukung Nice yang tidak suka dengannya.

Baca juga: Liga Prancis: Kerusuhan Paksa Laga OGC Nice vs Marseille Dihentikan

Karena itu, sontak Payet langsung membalas karena kesal terus dihujani botol sebelum menendang sudut. Imbasnya, para penggemar yang semakin marah menyerbu lapangan Allianz Riviera dan bersitegang dengan Payet.

Rivere berpendapat, para pemain Marseille merespons ‘terlalu keras’ setelah terjadi pelemparan botol kepada Dimitri Payet. Akibatnya, bentrokan antara penggemar Nice dan pemain Marseille tak dapat dihindarkan.

Baca juga: Hasil Liga Inggris 2021/2022: Gegara Gol Bunuh Diri, Man United Tertahan di Kandang Southampton

“Yang menjadi penyebab (kerusuhan) adalah reaksi dua pemain Marseille (Alvaro Gonzalez dan Matteo Guendouzi) yang bertemu dengan para penggema (Nice),” kata Rivere seperti diwartakan Goal Internasional, Senin (23/8/2021).

Lebih lanjut, Rivere juga mengatakan sangat kecewa atas reaksi para pemain Marseille. Menurutnya, para pemain tidak seharusnya melakukan tindakan tersebut yang memancing emosi para penggemar.

“Mengecewakan karena berakhir seperti ini. Semuanya sudah jelas. Keamanan Marseille seharusnya tidak masuk ke lapangan dan mengenai pemain kami,” lanjutnya.

“Saya tidak begitu mengerti mengapa Marseille tidak memulai kembali (pertandingan),” tambahnya.

Sekadar informasi, pertandingan tersebut akhirnya terpaksa dihentikan dan ditangguhkan karena situasi semakin tidak kondusif. Padahal, Nice sedang dalam keadaan unggul 1-0 atas Les Pocheens -julukan Marseille.

Sementara itu, menurut laporan Goal Internasional, Senin (23/8/2021), kabarnya jika Marseille tidak dapat melanjutkan pertandingan, maka Nice akan memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 secara otomatis di aturan Liga Prancis. Namun begitu, pihak Marseille dikabarkan akan memprotes keputusan itu dalam waktu dekat.
(sha)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3991 seconds (11.252#12.26)