Sempat Berdebat, Evi Akhirnya Tampil di Kategori T42 100 Meter Putri Paralimpiade Tokyo 2020

Senin, 23 Agustus 2021 - 23:02 WIB
loading...
Sempat Berdebat, Evi Akhirnya Tampil di Kategori T42 100 Meter Putri Paralimpiade Tokyo 2020
Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto menjelaskan sempat terjadi perdebatan dengan panitia Paralimpiade Olimpiade Tokyo 2020 untuk menentukan kategori Karisma Evi Tiarani pada cabang olahraga atletik di nomor 100 meter putri / Foto: Keme
A A A
TOKYO - Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto menjelaskan sempat terjadi perdebatan dengan panitia Paralimpiade Olimpiade Tokyo 2020 untuk menentukan kategori Karisma Evi Tiarani pada cabang olahraga atletik di nomor 100 meter putri. Beruntung ketegangan dalam perdebatan itu berbuah manis bagi kontingen Indonesia. Evi ditetapkan tetap berlomba di T42.

Dalam klasifikasi disabilitas yang diadakan, Senin (23/8/2021), atlet para atletik, Karisma Evi Tiarani harus menjalani klasifikasi ketat untuk menentukan di ketegori yang akan diikutinya pada nomor lari 100 meter putri. Evi yang mangalami disabilitas di mana kaki kirinya yang sedikit lebih pendek dari kaki kanan itu, selama ini selalu tampil di kategori T42.

BACA JUGA: Jelang Paralimpiade Tokyo 2020, Pandemi Covid-19 Memburuk di Jepang

Namun dalam klasifikasi Paralimpiade kali ini, status Evi direview sehingga sempat diajukan untuk dipindahkan ke kategori T44 yang memiliki disabilitas kaki lebih ringan."Selama ini Evi selalu tampil di kategori T42. Kedatangan Evi ke Paralimpiade Tokyo 2020 memang dengan status review disabilitas. Dalam klasifikasi tadi, Evi sempat mau dipindahkan ke kategori T44 yang tingkat disabilitasnya berbeda dengan Evi dan memiliki disabilitas lebih ringan,” jelas Rima dikutip dari laman resmi Kemenpora.

"Setelah melalui pemeriksaan secara detil, Evi akhirnya ditetapkan untuk berlomba di T42, kategori yang selama ini ia ikuti. Keputusan ini sangat melegakan bagi kita,” tambah Rima.

BACA JUGA: Arsenal di Zona Degradasi, Mikel Arteta: Ini Masih Agustus

Rima menambahkan, jika Evi tampil di T44 maka akan sangat berat baginya untuk masuk posisi delapan besar karena ia akan bersaing dengan atlet yang disabilitasnya lebih ringan. Tetapi kalau ia dipastikan turun di T42 maka peluang untuk medali masih terbuka lebar.

Sementara itu, Wasekjen NPC Indonesia itu sangat bersyukur Evi akhirnya bisa turun pada kategori yang selama ini telah banyak membuahkan prestasi baginya. Evi merupakan juara dunia para atletik lari 100 putri yang berlangsung di Dubai pada 2019. Pesaing terberatnya di Paralimpiade ini akan datang dari atlet Italia. Sekadar informasi, Evi akan memulai kiprahnya di Paralimpiade Tokyo 2020 dalam lomba di Olympic Stadium pada 4 September mendatang.
(yov)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2448 seconds (11.97#12.26)