Jelang Paralimpiade Tokyo 2020, Pandemi Covid-19 Memburuk di Jepang
Minggu, 22 Agustus 2021 - 18:02 WIB
loading...
Paralimpiade Tokyo 2020 dibayangi situasi pandemi Covid-19/Foto/Firstpost.com
A
A
A
TOKYO - Paralimpiade Tokyo 2020 dibayangi situasi pandemi Covid-19 yang memburuk di Jepang dalam beberapa hari terakhir. Pesta olahraga dunia akan dibuka pada Selasa (24/8/2021).
Lebih dari 25.000 kasus baru dicatat pada Kamis (19/8/2021). Oleh karena itu, petugas medis di seluruh Jepang telah diperingatkan oleh pemerintah bahwa rumah sakit akan berada pada titik puncak kapasitas yang tersedia, dengan kasus serius juga mencapai rekor tertinggi.
Baca juga: Bekuk Pacquiao, Yordenis Ugas Tantang Spence Duel Unifikasi Gelar
Sejauh ini, ada 552 kasus positif terkait dengan Olimpiade dan Paralimpiade yang dilaporkan sejak 1 Juli hingga 22 Agustus. Mayoritas kasus terjadi di antara penduduk Jepang yang dipekerjakan oleh Olimpiade atau bekerja sebagai kontraktor.
Khusus pada lingkup Paralimpiade , ada 138 kasus telah dikonfirmasi. Sebagian kasus terdeteksi di antara panitia Paralimpiade, meskipun setidaknya empat atlet juga dinyatakan positif.
Baca juga: Tony Gunawan sang Juara Olimpiade, Selalu Kangen Indonesia, Begini Kehidupannya Sekarang
"Situasi infeksi hari ini berbeda dengan sebelum Olimpiade. Ini memburuk dan sistem medis lokal juga dalam situasi yang sangat ketat,” kata Kepala Pusat Operasi Utama Tokyo 2020, Hidemasa Nakamura, dilansir dari Daily Mail, pada Minggu (22/8/2021).
Lebih dari 25.000 kasus baru dicatat pada Kamis (19/8/2021). Oleh karena itu, petugas medis di seluruh Jepang telah diperingatkan oleh pemerintah bahwa rumah sakit akan berada pada titik puncak kapasitas yang tersedia, dengan kasus serius juga mencapai rekor tertinggi.
Baca juga: Bekuk Pacquiao, Yordenis Ugas Tantang Spence Duel Unifikasi Gelar
Sejauh ini, ada 552 kasus positif terkait dengan Olimpiade dan Paralimpiade yang dilaporkan sejak 1 Juli hingga 22 Agustus. Mayoritas kasus terjadi di antara penduduk Jepang yang dipekerjakan oleh Olimpiade atau bekerja sebagai kontraktor.
Khusus pada lingkup Paralimpiade , ada 138 kasus telah dikonfirmasi. Sebagian kasus terdeteksi di antara panitia Paralimpiade, meskipun setidaknya empat atlet juga dinyatakan positif.
Baca juga: Tony Gunawan sang Juara Olimpiade, Selalu Kangen Indonesia, Begini Kehidupannya Sekarang
"Situasi infeksi hari ini berbeda dengan sebelum Olimpiade. Ini memburuk dan sistem medis lokal juga dalam situasi yang sangat ketat,” kata Kepala Pusat Operasi Utama Tokyo 2020, Hidemasa Nakamura, dilansir dari Daily Mail, pada Minggu (22/8/2021).
Lihat Juga :