Kesalehan Sadio Mane Anak Imam Masjid meski Menjadi Miliuner
Selasa, 21 September 2021 - 12:19 WIB
loading...
A
A
A
Buktinya, Sadio Mane tetap berpuasa saat Liverpool melawan Barcelona di semifinal leg kedua Liga Champions pada Ramadan tahun lalu. Saat Liverpool bertemu Tottenham Hotspur di final Liga Champions, Sadio Mane tetap berpuasa. Kendati hidup di negara yang muslim minoritas, Sadio Mane tidak pernah kesepiaan ketika menjalankan puasa Ramadan di Liverpool. Dia mengundang imam masjid Liverpool untuk berbuka puasa bersama di rumahnya.
Di dalam lapangan, Sadio Mane mencatatkan prestasi gemilang bersama Liverpool sejak meretas karier di Anfield pada 2016. Hingga saat ini, Sadio Mane sudah mencetak 100 gol di berbagai kompetisi. Gol ke-100 dicetak Mane saat Liverpool membantai Crystal Palace di Liga Inggris pada Sabtu (18/9/2021). Mane menjadi pemain ke-18 Liverpool yang mencetak 100 gol di semua kompetisi.
Tahukah Anda, jika Sadio Mane di masa kecilnya diminta ayah dan ibunya untuk fokus belajar agar bisa menjadi guru. Orang tuanya tidak mengizinkan Sadio Mane menekuni sepak bola karena tak memberikan masa depan. Namun, Mane memilih mengikuti kata hatinya dengan nekat kabur dari rumah demi berlatih sepak bola. Ayah takut putranya lalai dari kewajibannya beribadah kepada Allah SWT jika berkarier sebagai pesepak bola.
Mane membuktikan anggapan ayahnya salah. Dia taat beribadah meski kini menjelma menjadi pemain bintang. Dia rajin salat berjamaah di masjid yang ada di Merseyside yaitu Liverpool Central Mosque dan Liverpool Mosque and Islamic Institute.
Baca Juga: Kemarahan Raja Baru PSG Lionel Messi dan Cemoohan Mbappe
Di dalam lapangan, Sadio Mane mencatatkan prestasi gemilang bersama Liverpool sejak meretas karier di Anfield pada 2016. Hingga saat ini, Sadio Mane sudah mencetak 100 gol di berbagai kompetisi. Gol ke-100 dicetak Mane saat Liverpool membantai Crystal Palace di Liga Inggris pada Sabtu (18/9/2021). Mane menjadi pemain ke-18 Liverpool yang mencetak 100 gol di semua kompetisi.
Tahukah Anda, jika Sadio Mane di masa kecilnya diminta ayah dan ibunya untuk fokus belajar agar bisa menjadi guru. Orang tuanya tidak mengizinkan Sadio Mane menekuni sepak bola karena tak memberikan masa depan. Namun, Mane memilih mengikuti kata hatinya dengan nekat kabur dari rumah demi berlatih sepak bola. Ayah takut putranya lalai dari kewajibannya beribadah kepada Allah SWT jika berkarier sebagai pesepak bola.
Mane membuktikan anggapan ayahnya salah. Dia taat beribadah meski kini menjelma menjadi pemain bintang. Dia rajin salat berjamaah di masjid yang ada di Merseyside yaitu Liverpool Central Mosque dan Liverpool Mosque and Islamic Institute.
Baca Juga: Kemarahan Raja Baru PSG Lionel Messi dan Cemoohan Mbappe
Lihat Juga :