Cabor Menembak PON XX Papua, Atlet Sulsel Keluhkan Senjata
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 10:40 WIB
loading...
A
A
A
Atlet Kalimantan Selatan di posisi kedua dan disusul oleh Jawa Tengah untuk bertanding di kuarter final PON XX Papua kali ini.
Atlet Menembak Sulsel Reshinda mengatakan, ada beberapa faktor hingga dirinya belum bisa memberikan hasil maksimal di nomor tersebut, meski nomor ini menjadi andalannya karena berhasil meraih juara pertama di ajang Seasa and Indonesia Shooting Campionship Open Tournament 2019.
"Tadi mungkin kendalanya di senjata, karena alat yang digunakan pengadaan sejak tahun 2014," kata dia usai ditemui di lapangan tembak Kompleks Stadion Papua Bangkit, Jumat (08/10/2021).
Selain itu, kata dia, sarana dan prasarana latihan. Dirinya mengaku selama ini latihan di tempat yang sangat manual termasuk sasarannya. "Sementara kita tanding semua sudah pakai elektrik. Ini berpengaruh, karena pencahayaan di sasaran beda dibandingkan kalau kami hanya pakai kertas," katanya.
Sehingga, kata dia, memang butuh waktu untuk penyesuaian venue PON XX Papua tahun ini. "Latihan resminya kita hanya sekali dan diberi waktu, jadi memang butuh penyesuaian," jelasnya.
Atlet Menembak Sulsel Reshinda mengatakan, ada beberapa faktor hingga dirinya belum bisa memberikan hasil maksimal di nomor tersebut, meski nomor ini menjadi andalannya karena berhasil meraih juara pertama di ajang Seasa and Indonesia Shooting Campionship Open Tournament 2019.
"Tadi mungkin kendalanya di senjata, karena alat yang digunakan pengadaan sejak tahun 2014," kata dia usai ditemui di lapangan tembak Kompleks Stadion Papua Bangkit, Jumat (08/10/2021).
Selain itu, kata dia, sarana dan prasarana latihan. Dirinya mengaku selama ini latihan di tempat yang sangat manual termasuk sasarannya. "Sementara kita tanding semua sudah pakai elektrik. Ini berpengaruh, karena pencahayaan di sasaran beda dibandingkan kalau kami hanya pakai kertas," katanya.
Sehingga, kata dia, memang butuh waktu untuk penyesuaian venue PON XX Papua tahun ini. "Latihan resminya kita hanya sekali dan diberi waktu, jadi memang butuh penyesuaian," jelasnya.
Lihat Juga :