Cabor Biliar Tambah Koleksi Medali Emas Sulsel, Rowing Perak
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 23:03 WIB
loading...
Atlet dayung kategori rowing Sulsel, meraih medali perak dari nomor M1X 2.000 meter, Sulfianto. Foto: SINDOnews/Agus Nyomba
A
A
A
PAPUA - Kontingen Sulsel berhasil menambah medali emas dari cabang olahraga (cabor) biliar, melalui Ismail Kadir di nomor bola 15 putra melawan pebiliar Jawa Tengan, Rizkha A di GOR Biliar SP-5 Mimika, Jumat (8/10/2021).
Raihan ini menambah koleksi medali emas kontingen Sulsel di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun ini menjadi lima, setelah sebelumnya empat cabor berhasil dapat medali emas, yakni muaythai, senam, renang artistik hingga angkat besi.
Baca juga: Tim Sepak Takraw Sulsel Berpeluang Kawinkan Medali Emas
Medali emas ini disumbangkan Ismail Kadir setelah mengalahkan pebiliar Jawa Tengah, Rizkha A di babak final dengan skor telak 6-2. Adapun pertandingan yang dilaksanakan pada babak final ini ada 6 kelas yakni 3 kelas pool, 2 kelas snooker atau english biliar dan 1 kelas carom.
Wakil Ketua KONI Sulsel, Prof Musakkir mengatakan, raihan emas cabor biliar memang sudah diprediksi. "Itu berdasarkan kerja keras pelatih dan prestasi atlet Ismail Kadir, yang merupakan peraih medali perunggu Sea Games yang lalu," katanya.
Untuk itu, dirinya berharap sejumlah cabor bisa menambah medali untuk kontingen Sulsel dan mendongkrak posisi di klasemen perolehan medali.
Baca juga: Cabor Menembak PON XX Papua, Atlet Sulsel Keluhkan Senjata
Saat ini kontingen Sulsel masih berada di posisi ke 13 klasemen sementara perolehan medali dengan mengoleksi 20 medali, rinciannya lima emas, enam perak sembilan perunggu.
Di cabang olahraga lain, tim dayung kategori rowing menyabet medali perak dari nomor M1X 2.000 meter. Atlet Sulsel Sulfianto mencatatkan waktu 07:15,034 menit, Jumat (8/10/2021). Medali emas diraih wakil Maluku yaitu Memo usai mencatat waktu 07:04,681.
Nomor ini sebetulnya jadi target emas Sulsel. Sulfianto yang memiliki jalur terbaik pada awal race harus mengakui keunggulan rekannya sesama atlet tim nasional.
Baca juga: Raih Medali Emas, Rahmat Coba Buat Rekor Cabor Angkat Besi
Pelatih Dayung Rowing Sulsel, Suting Jafar mengatakan, atletnya sudah memberikan hasil terbaik di pertandingan tersebut.
"Tapi lawan juga lebih siap apalagi dibantu dengan alat terbaik,” ujarnya.
Raihan ini menambah koleksi medali emas kontingen Sulsel di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun ini menjadi lima, setelah sebelumnya empat cabor berhasil dapat medali emas, yakni muaythai, senam, renang artistik hingga angkat besi.
Baca juga: Tim Sepak Takraw Sulsel Berpeluang Kawinkan Medali Emas
Medali emas ini disumbangkan Ismail Kadir setelah mengalahkan pebiliar Jawa Tengah, Rizkha A di babak final dengan skor telak 6-2. Adapun pertandingan yang dilaksanakan pada babak final ini ada 6 kelas yakni 3 kelas pool, 2 kelas snooker atau english biliar dan 1 kelas carom.
Wakil Ketua KONI Sulsel, Prof Musakkir mengatakan, raihan emas cabor biliar memang sudah diprediksi. "Itu berdasarkan kerja keras pelatih dan prestasi atlet Ismail Kadir, yang merupakan peraih medali perunggu Sea Games yang lalu," katanya.
Untuk itu, dirinya berharap sejumlah cabor bisa menambah medali untuk kontingen Sulsel dan mendongkrak posisi di klasemen perolehan medali.
Baca juga: Cabor Menembak PON XX Papua, Atlet Sulsel Keluhkan Senjata
Saat ini kontingen Sulsel masih berada di posisi ke 13 klasemen sementara perolehan medali dengan mengoleksi 20 medali, rinciannya lima emas, enam perak sembilan perunggu.
Di cabang olahraga lain, tim dayung kategori rowing menyabet medali perak dari nomor M1X 2.000 meter. Atlet Sulsel Sulfianto mencatatkan waktu 07:15,034 menit, Jumat (8/10/2021). Medali emas diraih wakil Maluku yaitu Memo usai mencatat waktu 07:04,681.
Nomor ini sebetulnya jadi target emas Sulsel. Sulfianto yang memiliki jalur terbaik pada awal race harus mengakui keunggulan rekannya sesama atlet tim nasional.
Baca juga: Raih Medali Emas, Rahmat Coba Buat Rekor Cabor Angkat Besi
Pelatih Dayung Rowing Sulsel, Suting Jafar mengatakan, atletnya sudah memberikan hasil terbaik di pertandingan tersebut.
"Tapi lawan juga lebih siap apalagi dibantu dengan alat terbaik,” ujarnya.
(luq)
Lihat Juga :