Cara Sederhana Mengukur VO2 Max Saat Berolahraga
Kamis, 14 Oktober 2021 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Hal tersebut bisa dilakukan jika Anda memiliki gelang atau jam tangan yang mampu memantau detak jantung. Dengan alat tersebut, Anda dapat mengukur detak jantung secara aktual.
Selain itu, Anda juga dapat mengukur denyut jantung tanpa alat pembantu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menempelkan dua jari anda tepat pada sisi leher pada jalur arteri Anda, setelah itu anda bisa merasakan dan menghitung denyut jantung Anda.
Baca Juga: Inovasi Mahasiswa, Atur Kecepatan Treadmill dengan Detak Jantung
Lalu hasil detak jantung Anda dapat dihitung untuk mengetahui jumlah VO2 Max yang masuk ke dalam tubuh Anda. Caranya adalah melalui beberapa rumus sederhana berdasarkan penghitungan medis.
Pertama, hitunglah detak jantung maksimal Anda. Caranya sangat sederhana, anda cukup mengurangi angka 220 dengan umur anda saat ini. Misalnya, jika anda berumur 25 tahun, berarti 220-25 = 195. Dengan begitu, jumlah detak jantung maksimal adalah 195 denyut jantung per menit (bpm).
Selain itu, Anda juga dapat mengukur denyut jantung tanpa alat pembantu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menempelkan dua jari anda tepat pada sisi leher pada jalur arteri Anda, setelah itu anda bisa merasakan dan menghitung denyut jantung Anda.
Baca Juga: Inovasi Mahasiswa, Atur Kecepatan Treadmill dengan Detak Jantung
Lalu hasil detak jantung Anda dapat dihitung untuk mengetahui jumlah VO2 Max yang masuk ke dalam tubuh Anda. Caranya adalah melalui beberapa rumus sederhana berdasarkan penghitungan medis.
Pertama, hitunglah detak jantung maksimal Anda. Caranya sangat sederhana, anda cukup mengurangi angka 220 dengan umur anda saat ini. Misalnya, jika anda berumur 25 tahun, berarti 220-25 = 195. Dengan begitu, jumlah detak jantung maksimal adalah 195 denyut jantung per menit (bpm).
Lihat Juga :