Gara-gara Unboxing Motor Ducati Tanpa Izin, MGPA Batasi Akses Menuju Pit Line

Jum'at, 12 November 2021 - 01:05 WIB
loading...
Gara-gara Unboxing Motor Ducati Tanpa Izin, MGPA Batasi Akses Menuju Pit Line
Mandalika Grand Prix Assosiation (MGPA) menindak lanjuti kasus unboxing atau pembongkaran peti kargo motor Ducati oleh oknum yang terjadi baru-baru ini. Foto: twitter
A A A
MANDALIKA - Mandalika Grand Prix Assosiation (MGPA) menindak lanjuti kasus unboxing atau pembongkaran peti kargo motor Ducati oleh oknum yang terjadi baru-baru ini. Sebagai promotor ajang balap di sirkuit Mandalika , mereka lalu membatasi aksesibilitas menuju Pit Line.

Baca Juga: Klarifikasi Kasus Bongkar Motor Ducati, MGPA: Pelaku Bukan Panitia

Belakangan ini telah tersebar di media sosial video yang menunjukkan beberapa orang membongkar motor dan logistik tim Ducati. Motor itu rencananya akan digunakan untuk World Superbike (WSBK) Sirkuit Mandalika.

Padahal lazimnya pembongkaran logistik hanya boleh dibuka oleh otoritas dari negara sang pembalap dan tim pemilik kargo. Artinya, insiden ini bisa dibilang telah mencoreng pamor Indonesia di mata dunia.

Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah menyayangkan adanya insiden yang berupa membongkar motor, mengambil video tanpa izin, dan mempublikasikan sehingga menimbulkan kesalahpahaman diantara pelaku industri balap motor tersebut.

"Kami meminta maaf kepada pecinta balap motor tanah air dan Internasional atas insiden yang terjadi," ucap Ricky dikutip dari rilis.

Pihak MGPA tak perlu waktu lama langsung menindak lanjuti kasus tersebut. Ricky secara pribadi telah membuka diskusi dengan Dorna Sport untuk meminta maaf. Selain itu pihaknya akan memberi penjelasan kepada pihak Ducati.



Tak sampai di situ, mereka juga telah membatasi akses keluar masuk menuju Pit Line. Adapun satu-satunya pihak yang dapat masuk adalah dari Bea Cukai didampingi pihak Dorna.

"Sebagai tindak lanjut, kami memastikan adanya pembatasan jumlah orang yang diizinkan masuk dan keluar 'pit lane' selama proses pemeriksaan," lanjutnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1622 seconds (10.101#12.26)