Final Indonesia Open 2021: Greysia/Apriyani Punya Rekor Bagus Lawan Wakil Jepang

Minggu, 28 November 2021 - 11:04 WIB
loading...
Final Indonesia Open 2021: Greysia/Apriyani Punya Rekor Bagus Lawan Wakil Jepang
Greysia Polii/Apriyani Rahayu cukup percaya diri saat menatap laga final Indonesia Open 2021 melawan Nami Matsuyama/Chiharu Sida, Minggu (28/11/2021) / Foto: Badmintonphoto
A A A
NUSA DUA - Greysia Polii/Apriyani Rahayu cukup percaya diri saat menatap laga final Indonesia Open 2021 melawan Nami Matsuyama/Chiharu Sida di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Minggu (28/11/2021). Maklum saja, ganda putri tumpuan Tanah Air ini punya rekor bagus melawan wakil Jepang tersebut.

Sejauh ini, kedua pasangan tersebut telah bertemu sebanyak dua kali. Dari dua laga itu, Greysia/Apriyani belum pernah merasakan kekalahan.

Pertemuan pertama mereka terjadi di New Zealand Open 2017. Saat itu, Greysia/Apriyani berhasil menang lewat pertarungan tiga game 21-13, 16-21, dan 21-19.

BACA JUGA: Bidik Gelar Indonesia Open 2021, Greysia/Apriyani Siapkan Mental

Kemudian, pada gelaran Indonesia Masters 2020 lalu, mereka kembali berjumpa. Lagi-lagi Greysia/Apriyani mengamankan kemenangan, bahkan dua game langsung 21-15 dan 21-16.

Jika dilihat dari ranking kedua pasangan, peraih Olimpiade Tokyo 2020 itu juga lebih unggul. Greysia/Apriyani duduk di posisi enam, sementara Matsuyama/Shida tiga peringkat lebih rendah.

BACA JUGA: Final Indonesia Open 2021: Marcus/Kevin Emoh Ulangi Kesalahan

Meski di atas kertas lebih dijagokan, pasangan Merah-Putih tidak boleh jemawa. Pasalnya, Matsuyama/Shida baru saja meraih gelar juara pada Indonesia Masters 2021 pekan lalu usai mengalahkan pasangan Korea Selatan, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong, 21-9 dan 21-11.

Karena itu, Greysia/Apriyani wajib waspada. Mereka harus menampilkan permainan terbaik, jika ingin memutus catatan bagus pasangan Negeri Sakura itu di Bali International Convention Center.

(yov)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1622 seconds (11.97#12.26)