Singgung Penggelapan Dana Hak Siar Liga 1, Fans Persib Desak Diusut Tuntas

Kamis, 09 Desember 2021 - 16:07 WIB
loading...
Singgung Penggelapan...
Dana hak siar Liga 1 periode 2019-2023 senilai Rp25 miliar diduga digelapkan Direktur Bisnis PT Liga Indonesia Baru (LIB), Rudy Kangdra. Bobotoh ikut menanggapi skandal ini. Foto: persib.co.id
A A A
BANDUNG - Dana hak siar Liga 1 periode 2019-2023 senilai Rp25 miliar diduga digelapkan Direktur Bisnis PT Liga Indonesia Baru (LIB), Rudy Kangdra. Padahal, uang ini bisa dipakai untuk pembinaan sepak bola Indonesia atau kegiatan penting lainnya.

Baca Juga: Ketum The Jakmania: PT LIB Harus Lebih Terbuka kepada Masyarakat

Bobotoh, sebutan pendukung Persib Bandung, ikut menanggapi skandal yang mencoreng nama Indonesia ini. Mereka meminta kasus ini segera diselesaikan hingga tuntas.

"Harus diusut sampai tuntas. Kalau bisa penjarakan (para pelakunya)," kata Sekretaris Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber), Mediaswara, Kamis (9/12/2021).

Menurutnya, uang yang harusnya masuk akan sangat bermanfaat jika digunakan untuk kepentingan sepak bola nasional. Selain bisa dipakai untuk subsidi bagi klub yang sulit mencari dana di tengah pandemi, anggaran itu bisa dipakai untuk memperbaiki kompetisi.

Salah satu yang diharapkannya adalah adanya fasilitas video assistant referee (VAR) di kompetisi. Sebagai gambaran, ada banyak gol di Liga 1 yang harusnya disahkan tapi tidak disahkan. Padahal, dengan adanya VAR, hal seperti itu bisa diminimalisir.

"Lebih baik dibelikan VAR daripada uang masuk ke kantong pribadi seperti itu," tegasnya.

Selain itu, uang juga bisa dipakai untuk berbagai kepentingan positif lainnya. Sehingga, kualitas sepak bola Indonesia diharapkan bakal lebih baik.

Ketua Umum The Bombs, Nevi Effendi juga sependapat agar kisruh seputar duit hak siar ini segera diselesaikan. Dia sendiri mengaku tak tahu persis duduk persoalan kasus tersebut. Tapi, jika memang bermasalah, maka harus segera dituntaskan agar tak ada pihak yang dirugikan.

Apalagi, dana itu akan sangat bermanfaat jika dipakai untuk pembinaan dan memperbaiki kualitas sepak bola di Indonesia. Sehingga, mengusutnya jadi jalan terbaik.

"Iya lah harus (diusut) itu mah, harus itu. Karena imbasnya kan ke klub, pembinaan juga. Karena di Indonesia kan pembinaannya (sepak bola) makin melorot," jelas Nevi.

Dia sendiri berpikir positif soal kiprah PT LIB setelah sempat berbincang dengan Dirut PT LIB. Menurutnya, PT LIB punya banyak program untuk memperbaiki sepak bola Indonesia. Sehingga, jangan ada hal-hal negatif yang merusaknya dan penyelesaian harus dilakukan jika ada masalah.

Baca Juga: Berlakukan Prokes Ketat, Hary Tanoesoedibjo Buka Kongres FFI 2021

"LIB juga punya keinginan yang sangat baik, saya pernah ngobrol sama dirutnya. Dia punya keinginan yang sangat baik, terus dia punya program yang sangat baik," papar Nevi.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
Frans Putros, Pemain...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
Igor Tolic Gantikan...
Igor Tolic Gantikan Bojan Hodak Jadi Pelatih Persib Bandung
Dony Tri Pamungkas Kaget...
Dony Tri Pamungkas Kaget Jadi Pemain Muda Terbaik Super League 2025-2026
Bojan: Persib Masih...
Bojan: Persib Masih Dipeluk Dewi Fortuna
Persib Bandung Juara...
Persib Bandung Juara Super League 2025-2026, Persija: Selamat!
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Persib Juara Super League,...
Persib Juara Super League, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Fly Over Pasopati
Special Bola
Belanda Gugur dari Piala...
Bola Dunia
Belanda Gugur dari Piala Dunia 2026, Zlatan Ibrahimovic Sebut Sosok yang Jadi Biang Kerok Kekalahan De Oranje
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Pantai Gading vs Norwegia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Pembuktian Dua Kuda Hitam
Menteri Keamanan AS...
Bola Dunia
Menteri Keamanan AS Joget Kegirangan Setelah Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved