Putra Legenda MMA Filipina Sesumbar Kalahkan Petarung Indonesia
Senin, 13 Desember 2021 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Petarung Paul Lumihi (33) adalah mantan juara OPMM kelas Featherweight dengan pengalaman bertarung sangat banyak baik itu dilevel professional maupun amatir. Dia berpengalaman dalam ilmu bela diri seperti kung fu, taekwondo, wushu, Muay Thai dan lainnya. Tidak berlebihan apabila Paul akan menjadi lawan yang paling berat bagi karir Sangiao yang sedang menanjak saat sekarang.
Melihat gaya masing-masing petarung, Jhanlo meyakini akan memiliki beberapa keunggulan yang akan berbeda pada lagi kali ini. “Tentu saya petarung dengan gaya striking yang lebih baik. Tampaknya saya memiliki banyak kelebihan dari segi apapun. Saya lebih muda, lebih bertenaga dan saya juga latihan dengan beberapa petarung striking terbaik dunia. Seperti juara dunia Joshua Pacio, latihan dengan Danny Kingdad dan tentunya latihan bersama dengan petarung paling mematikan di ONE yaitu Kevin Belingon,” ujar Jhanlo.
BACA JUGA: Timnas Indonesia vs Vietnam: Antara Kekaguman dan Perang Saudara
Menjadi salah satu anggota Team Lakay, tentu membuat Sangiao memiliki akses terhadap beberapa petarung bertalenta dan berpengalaman di ONE Championship. Seperti mantan juara dunia kelas Lightweight, Eduard “Landslide” Folayang, mantan juara dunia kelas bantamweight, Kevin “The Silencer” Belingon dan sang juara dunia bertahan kelas strawweight Joshua “The Passion” Pacio dan masih banyak lagi lainnya.
Sama apa yang dirasakan Paul yang memiliki kesempatan juga akan memenangi pertarungan ini. Tapi apapun keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing petarung, semua tergantung bagaimana memanfaatkan semangat dan rencana bertarungnya (game plan). Bagi sang “The Machine” muda, dia akan mengharapkan sesuatu yang tak terduga, dan akan memaksimalkan segala kesempatan yang ada.
Melihat gaya masing-masing petarung, Jhanlo meyakini akan memiliki beberapa keunggulan yang akan berbeda pada lagi kali ini. “Tentu saya petarung dengan gaya striking yang lebih baik. Tampaknya saya memiliki banyak kelebihan dari segi apapun. Saya lebih muda, lebih bertenaga dan saya juga latihan dengan beberapa petarung striking terbaik dunia. Seperti juara dunia Joshua Pacio, latihan dengan Danny Kingdad dan tentunya latihan bersama dengan petarung paling mematikan di ONE yaitu Kevin Belingon,” ujar Jhanlo.
BACA JUGA: Timnas Indonesia vs Vietnam: Antara Kekaguman dan Perang Saudara
Menjadi salah satu anggota Team Lakay, tentu membuat Sangiao memiliki akses terhadap beberapa petarung bertalenta dan berpengalaman di ONE Championship. Seperti mantan juara dunia kelas Lightweight, Eduard “Landslide” Folayang, mantan juara dunia kelas bantamweight, Kevin “The Silencer” Belingon dan sang juara dunia bertahan kelas strawweight Joshua “The Passion” Pacio dan masih banyak lagi lainnya.
Sama apa yang dirasakan Paul yang memiliki kesempatan juga akan memenangi pertarungan ini. Tapi apapun keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing petarung, semua tergantung bagaimana memanfaatkan semangat dan rencana bertarungnya (game plan). Bagi sang “The Machine” muda, dia akan mengharapkan sesuatu yang tak terduga, dan akan memaksimalkan segala kesempatan yang ada.
Lihat Juga :