5 Atlet Indonesia Berprestasi di Olahraga Ekstrem, Ada Pasangan Suami-Istri
Kamis, 23 Desember 2021 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
2. Kiromal Katibin
Kiromal Katibin merupakan salah satu atlet Panjat Tebing kebanggaan Indonesia. Kiromal merupakan atlet muda asal Batang, Jawa Tengah. Ia mengenal olahraga panjat tebing sejak umur 7 tahun dan mulai menggelutinya secara profesioanl pada 2009.Meskipun baru berusia 21 tahun, prestasi Kiromal tak diragukan. Kejuaraan pertama yang diikuti Kiromal adalah Kejurda kelompok umur di Karanganyar 2009. Tahun ini, ia juga mengikuti ajang IFSC Climbing World Cup Salt Lake City (USA) dan berhasil membawa pulang medali perak.
3. Aries Susanti Rahayu
Olahraga ekstrem rock climbing atau sering dikenal dengan panjat tebing tidak hanya digeluti oleh laki-laki saja. Indonesia memiliki atlet climber wanita yaitu Aries Susanti Rahayu.Pada usia 14 tahun, Aries menjadi atlet Panjat Tebing termuda di Grobogan.
Berkat kegigihannya mengasah kemampuan panjat tebingnya, Aries berhasil masuk menjadi atlet pada PON 2019.Wanita kelahiran Grobogan 21 Maret 1995 ini meraih medali emas dalam ajang Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) yang digelar di Xiamen, China beberapa waktu lalu. Kian membanggakan lantaran Aries juga berhasil memecahkan rekor dunia sebagai wanita pertama yang dapat mencatatkan waktu di bawah 7 detik, yaitu 6,995 detik dalam nomor speed world putri.
4. Rio Waida
Olahraga Selancar juga cukup diminati oleh kalangan muda. Berbicara mengenai olahraga selancar atau surfing, siapa yang tidak mengenal Rio Waida. Rio Waida merupakan atlet surfing kelahiran Prefektur Saitama, Jepang.Rio lolos hingga tampil di Olimpiade Tokyo 2020 mewakili Indonesia pada realokasi kuota usai hasil pertandingan ISA World Surfing Games 2021 di El Salvador.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Batak: No 1 Telat Direkrut Timnas Indonesia
Kiromal Katibin merupakan salah satu atlet Panjat Tebing kebanggaan Indonesia. Kiromal merupakan atlet muda asal Batang, Jawa Tengah. Ia mengenal olahraga panjat tebing sejak umur 7 tahun dan mulai menggelutinya secara profesioanl pada 2009.Meskipun baru berusia 21 tahun, prestasi Kiromal tak diragukan. Kejuaraan pertama yang diikuti Kiromal adalah Kejurda kelompok umur di Karanganyar 2009. Tahun ini, ia juga mengikuti ajang IFSC Climbing World Cup Salt Lake City (USA) dan berhasil membawa pulang medali perak.
3. Aries Susanti Rahayu
Olahraga ekstrem rock climbing atau sering dikenal dengan panjat tebing tidak hanya digeluti oleh laki-laki saja. Indonesia memiliki atlet climber wanita yaitu Aries Susanti Rahayu.Pada usia 14 tahun, Aries menjadi atlet Panjat Tebing termuda di Grobogan.
Berkat kegigihannya mengasah kemampuan panjat tebingnya, Aries berhasil masuk menjadi atlet pada PON 2019.Wanita kelahiran Grobogan 21 Maret 1995 ini meraih medali emas dalam ajang Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) yang digelar di Xiamen, China beberapa waktu lalu. Kian membanggakan lantaran Aries juga berhasil memecahkan rekor dunia sebagai wanita pertama yang dapat mencatatkan waktu di bawah 7 detik, yaitu 6,995 detik dalam nomor speed world putri.
4. Rio Waida
Olahraga Selancar juga cukup diminati oleh kalangan muda. Berbicara mengenai olahraga selancar atau surfing, siapa yang tidak mengenal Rio Waida. Rio Waida merupakan atlet surfing kelahiran Prefektur Saitama, Jepang.Rio lolos hingga tampil di Olimpiade Tokyo 2020 mewakili Indonesia pada realokasi kuota usai hasil pertandingan ISA World Surfing Games 2021 di El Salvador.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Batak: No 1 Telat Direkrut Timnas Indonesia
Lihat Juga :