Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Bugis: No 1 Ditakuti Rival Timnas Indonesia
Jum'at, 24 Desember 2021 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data Transfermarkt, Jordi Amat merupakan pemain berposisi sebagai bek tengah. Jordi naik kelas ke tim utama Espanyol pada Februari 2010 dengan mencatatkan 46 penampilan. Jordi kemudian dipinjamkan ke Rayo Vallecano pada musim panas 2012.
Baca Juga: Pelatih Singapura Kecele Lihat Permainan Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF 2020
Jordi kemudian pindah ke Inggris untuk bergabung bersama Swansea City. Selama berseragam Swansea City, Jordi mencatatkan 72 penampilan hingga 2018. Setelah itu, Jordi terbnag ke Belgia untuk membela KAS Eupen dari 2019 dengan kontrak yang akan habis pada musim panas 2022 mendatang.
2. Nazario de Fretes
Nazario de Fretes menjadi pemain keturunan Indonesia kesekian kalinya yang berasal dari Belanda. Nazario lahir di Middleburg, Belanda pada 24 April 1999. Nazario de Fretes yang berusia 22 tahun menjadi pembicaraan publik sepak bola di Indonesia setelah dikabarkan mempunyai darah Makassar dalam dirinya.
Karier Nazario de Fretes di Belanda pun terbilang menjanjikan. Nazario sempat memperkuat dua kelompok usia TimnasBelanda yakni U-15 dan U-16. Sayang, kebersamaannya dengan Spartak Varna hanya berlangsung selama setengah musim. Pasca dibuang klub Bulgaria, Nazario de Fretes memutuskan pulang kampung dan akhirnya menerima pinangan klub kasta keempat Liga Belanda, VV Goes untuk bisa menjaga kondisi fisiknya jelang pembukaan liga musim depan. (MG01 - Anjas Asmara)
Baca Juga: Pelatih Singapura Kecele Lihat Permainan Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF 2020
Jordi kemudian pindah ke Inggris untuk bergabung bersama Swansea City. Selama berseragam Swansea City, Jordi mencatatkan 72 penampilan hingga 2018. Setelah itu, Jordi terbnag ke Belgia untuk membela KAS Eupen dari 2019 dengan kontrak yang akan habis pada musim panas 2022 mendatang.
2. Nazario de Fretes
Nazario de Fretes menjadi pemain keturunan Indonesia kesekian kalinya yang berasal dari Belanda. Nazario lahir di Middleburg, Belanda pada 24 April 1999. Nazario de Fretes yang berusia 22 tahun menjadi pembicaraan publik sepak bola di Indonesia setelah dikabarkan mempunyai darah Makassar dalam dirinya.
Karier Nazario de Fretes di Belanda pun terbilang menjanjikan. Nazario sempat memperkuat dua kelompok usia TimnasBelanda yakni U-15 dan U-16. Sayang, kebersamaannya dengan Spartak Varna hanya berlangsung selama setengah musim. Pasca dibuang klub Bulgaria, Nazario de Fretes memutuskan pulang kampung dan akhirnya menerima pinangan klub kasta keempat Liga Belanda, VV Goes untuk bisa menjaga kondisi fisiknya jelang pembukaan liga musim depan. (MG01 - Anjas Asmara)
(aww)
Lihat Juga :