Komisi Grand Prix Keluarkan Regulasi Baru untuk MotoGP 2022

Rabu, 29 Desember 2021 - 22:02 WIB
loading...
Komisi Grand Prix Keluarkan...
Komisi Grand Prix Keluarkan Regulasi Baru untuk MotoGP 2022. Foto: IST
A A A
JEREZ - Memasuki musim baru MotoGP 2022 , Komisi Grand Prix memberlakukan beberapa regulasi baru untuk para tim dan pembalap. Peraturan itu mencangkup dari segi olahraga itu sendiri, teknia, disiplin hingga medis.

Sebagaimana diketahui, musim 2021 usai dengan meninggalkan beberapa catatan penting. Selain pembalap Yamaha Fabio Quartararo yang juara, ada juga pilu yang dialami pembalap tertentu.

Baca Juga: Podium Juara di MotoGP Aragon 2021 Sangat Berkesan untuk Bagnaia

Di antaranya adalah Pembalap Honda Repsol Marc Marquez. Pembala Spanyol ini absen di dua balapan terakhir lantaran kompilasi cedera yang dialaminya.

Seperangkat aturan yang diperbarui pihak komisi juga mempertimbangkan kasus yang terjadi kepada Marquez tersebut. Artinya, aturan ini dibuat lebih disiplin, aman, dan tentu tetap kompetitif.

Lantas apa saja kah itu?

Waktu untuk Kualifikasi

Tak berlaku untuk kelas MotoGP saja, namun di semua kelas, pembalap harus mencapai waktu setidaknya sama dengan 105% dari waktu yang dicatat oleh pembalap tercepat di sesi yang sama di sesi FP atau QP mana pun. Hal ini berbeda dari sebelumnya yakni 107%

Usia Minimum
Regulasi ini diperbarui sejak September lalu. Di mana banyak kasus meninggalnya para pembalap muda di setiap kelas.

Usia minimum tidak berubah di kelas MotoGP, namun perubahan akan signifikan di dua level bawahnya Moto2 dan Moto3. Perubahan itu adalah pada 2023 mendatang, seluruh kelas berada di usia minimum 18 tahun.

Itu berubah yang mana setiap tahunnya Moto2 dan Moto3 diperbolehkan untuk pembalap usia minimal 16 tahun. Namun terlepas itu, akan diberi toleransi bagi pemenang kejuaraan dunia di dua kelas itu.

Peraturan Teknik
Untuk tahun 2022, tim mesin akan diminta untuk memberikan sampel atau model CAD 3D lengkap dari suku cadang bagian tubuh aero mereka. Bagian ini yang dihomologasi dari mesin 2021, masih digunakan pada 2022, akan terus diperiksa sesuai prosedur saat ini.

Peraturan itu juga akan berlaku untuk dimensi dan paket rem. Cakram rem karbon harus salah satu ukuran yang diizinkan untuk diameter luar, yaitu: 320mm, 340mm, dan 355mm.

Di sirkuit tertentu, demi keselamatan, penggunaan cakram rem karbon 340mm atau 355mm wajib untuk balapan, jika dinyatakan Kering oleh Race Director. Sementara, tidak ada batasan ukuran rem cakram dalam lomba dinyatakan Basah.

Perlengkapan Keselamatan Pengendara
Satu-satunya tujuan dari setiap bagian dari pakaian balap, sepatu bot dan sarung tangan pengendara adalah untuk memastikan bahwa pengendara terlindungi dalam suatu insiden. Oleh karena itu, setiap bagian dari peralatan yang dianggap murni untuk tujuan membantu efek aero pengendara tidak diizinkan.

Kebugaran Medis untuk Berlomba
Secara khusus, ada persyaratan baru pada bukti yang harus dipertimbangkan ketika meninjau pemulihan dari cedera kepala dan gegar otak, cedera perut/toraks dan cedera muskuloskeletal, (seperti patah tulang yang memerlukan pembedahan, patah tulang majemuk atau kompleks).

Jika ragu, CMO, Direktur Medis MotoGP, dan Petugas Medis FIM dapat meminta pendapat lebih lanjut atas laporan dan bukti yang diberikan untuk menentukan status pengendara (fit atau unfit).

Helm Pengendara
Helm semua pengendara yang dibawa ke pusat medis untuk penilaian setelah kecelakaan harus disimpan oleh personel medis. Ini untuk dikontrol oleh Direktur Teknis sebelum dikembalikan ke pengendara atau manajer tim.

Produsen helm akan diberitahu tentang tes yang tepat dan memiliki hak untuk menyetujui atau menolak. Mereka akan dapat menghadiri analisis yang dilakukan di laboratorium ini. Setelah diperiksa, helm dapat dikembalikan ke pengendara, tim, atau pabrikan.

Hal ini demi mengantisipasi adanya kecelakaan yang berakibat fatal seperti gegar otak dan lain-lain.

Peraturan Disiplin
Peraturan baru telah disetujui untuk orang-orang yang terlibat dalam penilaian pelanggaran peraturan, misalnya, jump start, batas lintasan, dll. Orang-orang tersebut selanjutnya akan disebut sebagai Hakim Fakta. Tidak ada banding yang dapat diajukan terhadap keputusan Hakim Fakta tentang hal-hal dalam kompetensi mereka.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Indonesia Siap Gelar...
Indonesia Siap Gelar MotoGP Mandalika 2026
Sambut Ultah Amerika...
Sambut Ultah Amerika Serikat, Aprilia Meluncurkan X 250TH
Resmi! Kontrak 1 Musim...
Resmi! Kontrak 1 Musim Penuh, Logo FIFASTRA Mejeng di Motor dan Wearpack Pembalap Honda
Special Bola
Bos Persija Jakarta...
Liga Indonesia
Bos Persija Jakarta Beberkan Alasan Rekrut Aqil Savik Jelang Super League 2026-2027
Belanda Gugur dari Piala...
Bola Dunia
Belanda Gugur dari Piala Dunia 2026, Zlatan Ibrahimovic Sebut Sosok yang Jadi Biang Kerok Kekalahan De Oranje
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Pantai Gading vs Norwegia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Pembuktian Dua Kuda Hitam
Rekomendasi
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Berita Terkini
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved