McLaren Desak FIA Buka-bukaan soal Kontroversi GP Abu Dhabi 2021
Jum'at, 21 Januari 2022 - 03:05 WIB
loading...
Bos McLaren, Zak Brown ingin Federasi Otomotif Dunia (FIA) terbuka terkait kontroversi GP Abu Dhabi di Formula 1 (F1) 2021. Dengan demikian, semuanya akan jelas. Foto: newsf1.it
A
A
A
WOKING - Bos McLaren, Zak Brown ingin Federasi Otomotif Dunia (FIA) terbuka terkait kontroversi GP Abu Dhabi pada Formula 1 ( F1 ) 2021. Dengan demikian, pihak yang merasa dirugikan bisa menyambut musim 2022 dengan fokus.
Baca Juga: Menpora Tak Ingin Indonesia Gagal Gelar MotoGP Gara-gara Masalah Karantina
Masih segar dalam ingatan betapa kontroversialnya seri terakhir F1 musim lalu. Balapan itu merupakan penentuan perebutan gelar juara antara Max Verstappen (Red Bull Racing) dan Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas).
Hamilton yang memimpin sepanjang balapan dikalahkan setelah terjadi insiden ‘Safety Car’ jelang akhir. Vertsappen lalu dinobatkan sebagai juara dunia setelah berhasil menyalip rivalnya itu di lap terakhir.
Hanya saja, masih ada pihak yang mempertanyakan keputusan Direktur Balap F1, Michael Masi lantaran mempersilakan Vertsappen menyalip Hamilton saat masih ada Safety Car.
Itu sebabnya Brown meminta FIA menjelaskan sedetail-detailnya masalah tersebut kepada semua tim dan pembalap. Harapannya agar serupa tidak terjadi lagi.
“Saya pikir dengan semua kontroversi dalam olahraga, pada waktunya, segera setelah musim berikutnya dimulai, luka mulai sembuh. Tapi, saya pikir FIA perlu keluar dengan penjelasan,” kata Brown.
Baca Juga: Menpora Tak Ingin Indonesia Gagal Gelar MotoGP Gara-gara Masalah Karantina
Masih segar dalam ingatan betapa kontroversialnya seri terakhir F1 musim lalu. Balapan itu merupakan penentuan perebutan gelar juara antara Max Verstappen (Red Bull Racing) dan Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas).
Hamilton yang memimpin sepanjang balapan dikalahkan setelah terjadi insiden ‘Safety Car’ jelang akhir. Vertsappen lalu dinobatkan sebagai juara dunia setelah berhasil menyalip rivalnya itu di lap terakhir.
Hanya saja, masih ada pihak yang mempertanyakan keputusan Direktur Balap F1, Michael Masi lantaran mempersilakan Vertsappen menyalip Hamilton saat masih ada Safety Car.
Itu sebabnya Brown meminta FIA menjelaskan sedetail-detailnya masalah tersebut kepada semua tim dan pembalap. Harapannya agar serupa tidak terjadi lagi.
“Saya pikir dengan semua kontroversi dalam olahraga, pada waktunya, segera setelah musim berikutnya dimulai, luka mulai sembuh. Tapi, saya pikir FIA perlu keluar dengan penjelasan,” kata Brown.
Lihat Juga :