Begini Perkembangan Praveen/Melati Usai Dicoret dari Pelatnas PBSI

Senin, 24 Januari 2022 - 16:31 WIB
loading...
Begini Perkembangan Praveen/Melati Usai Dicoret dari Pelatnas PBSI
Duet Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti telah didegradasi dari Pelatnas Bulu Tangkis PBSI/Foto/PBSI
A A A
JAKARTA - Duet Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti telah didegradasi dari Pelatnas Bulu Tangkis PBSI. Klub asal ganda campuran ranking 5 dunia tersebut, PB Djarum, membocorkan perkembangan yang dialami Praveen/Melati pasca pencoretan.

PBSI memutuskan memulangkan Praveen/Melati di awal tahun 2022. Salah satu penyebabnya adalah hasil kurang memuaskan yang didapatkan pasangan tersebut pada beberapa turnamen terakhir.

Baca juga: Hasil Lengkap NBA, Senin (24/1/2022): Lakers Takluk di Markas Miami Heat

Alhasil, PBSI pun memilih untuk mengeluarkan Praveen/Melati dari Pelatnas di tahun 2022. Sebagai gantinya, PBSI akan menggantungkan nasibnya kepada generasi muda muda yang memiliki peluang untuk bersinar di masa depan.

Manager PB Djarum, Fung Permadi, mengatakan bahwa saat ini Praveen/Melati telah menjalani serangkaian latihan. Saat ini, PB Djarum masih fokus untuk membenahi komunikasi antar kedua pemain agar bisa tampil dengan baik.

Baca juga: Kejutan! Simona Halep Tersingkir di Babak 16 Besar Australia Terbuka 2022



“Baru mulai latihan saja. Kita sedang akurkan komunikasi mereka dulu,” ungkap Fung Permadi ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (24/1/2022).

Fung Permadi merasa komunikasi menjadi faktor penting agar Praveen/Melati bisa kembali menunjukan kemampuan terbaiknya. Pasalnya, visi yang dimiliki kedua pemain harus setara agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

“Paling tidak visinya bisa sejalan dulu,” pungkasnya.

Kini, Praveen/melati pun terus berlatih untuk segera kembali bertanding di turnamen internasional. Rencananya, pasangan yang dijuluki Honey Couple itu segera kembali bertanding di rangkaian turnamen Eropa, German Open, All England, dan Swiss Open pada Maret 2022 mendatang.
(sha)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1662 seconds (10.55#12.26)