Nyawa Terancam, Bintang Liga Inggris Sewa Eks Tentara Kopassus SAS
Rabu, 26 Januari 2022 - 05:46 WIB
loading...
Nyawa Terancam, Bintang Liga Inggris Sewa Eks Tentara Kopassus SAS/The Sun
A
A
A
Bintang Liga Inggris mempekerjakan mantan tentara elite Kopassus Inggris atau SAS untuk melindungi nyawa keluarganya yang terancam dari kejahatan terorganisasi. Mereka menyewa jasa eks tentara SAS menyusul serentetan serangan terhadap rumah para pesepak bola yang mengguncang kawasan itu dalam beberapa pekan terakhir dengan target Victor Lindelof dan Joao Cancelo.
Baca Juga: Inilah 3 Bintang Timnas Indonesia dengan Gaji Terbesar di Klub Eropa
Para pemain merespons dengan membayar spesialis untuk memberikan kenyamanan dan keamanan - termasuk mantan personel militer serta perusahaan eksternal swasta dan staf keamanan klub. Dan klub-klub di North West membuat grup diskusi untuk berbagi informasi di tengah ketakutan akan kejahatan terorganisasi di wilayahnya.
Seorang pejabat mengatakan kepada Daily Mail: "Ini bukan isu baru. Tapi itu adalah sesuatu yang semakin intensif baru-baru ini.''
"Lebih banyak pemain yang membawa anjing terlatih, tetapi dalam beberapa kasus mereka menginginkan kehadiran fisik dan manusia di dalam rumah sehingga mereka beralih ke banyak perusahaan yang menggunakan orang-orang yang merupakan mantan Pasukan Khusus."
Baca Juga: Inilah 3 Bintang Timnas Indonesia dengan Gaji Terbesar di Klub Eropa
Para pemain merespons dengan membayar spesialis untuk memberikan kenyamanan dan keamanan - termasuk mantan personel militer serta perusahaan eksternal swasta dan staf keamanan klub. Dan klub-klub di North West membuat grup diskusi untuk berbagi informasi di tengah ketakutan akan kejahatan terorganisasi di wilayahnya.
Seorang pejabat mengatakan kepada Daily Mail: "Ini bukan isu baru. Tapi itu adalah sesuatu yang semakin intensif baru-baru ini.''
"Lebih banyak pemain yang membawa anjing terlatih, tetapi dalam beberapa kasus mereka menginginkan kehadiran fisik dan manusia di dalam rumah sehingga mereka beralih ke banyak perusahaan yang menggunakan orang-orang yang merupakan mantan Pasukan Khusus."
Lihat Juga :