Juara Tour de France Meregang Nyawa setelah Menabrak Bus di Kolombia
Sabtu, 29 Januari 2022 - 21:20 WIB
loading...
Juara Tour de France Meregang Nyawa setelah Menabrak Bus di Kolombia/The Sun
A
A
A
Juara Tour de France Egan Bernal meregang nyawa setelah kecelakaan maut menabrak bus di Kolombia. Juara Tour de France 2019 itu mengatakan dia hampir mati atau menjadi lumpuh karena kecelakaan maut di Kolombia.
Baca Juga: Ronaldo Beri Kejutan Ultah wajah Georgina di Burj Khalifa, Tarifnya Miliaran
Egan Bernal saat ini berada di unit perawatan intensif menunggu operasi ketiga setelah menabrak bus Senin lalu. Bintang Ineos Grenadiers ini menjalani dua operasi 'sukses' di Clinica Universidad de La Sabana.
Pembalap sepeda Kolombia berusia 25 tahun itu menderita patah tulang belakang, patah tulang paha kanan, patah tulang patela kanan, trauma dada, paru-paru bocor dan beberapa tulang rusuk patah. Dokter pertama kali dapat menjepit kaki kanannya secara medis dan menstabilkan patah tulang belakang dalam dua operasi terpisah.
Bernal mentweet gambar dia membuat tanda OK sambil mengenakan penyangga leher dari ranjang rumah sakit. Dia merasa mendapatkan kesempatan hidup kedua setelah meregang nyawa antara hidup dan mati setelah menabrak bus. ''Memiliki kesempatan 95 persen untuk menjadi lumpuh dan hampir kehilangan nyawa, saya melakukan apa yang paling saya sukai, hari ini saya ingin berterima kasih kepada Tuhan, Clinica Universidad, semua spesialis untuk melakukan hal yang mustahil,''tutur Egan Bernal.
Baca Juga: Ronaldo Beri Kejutan Ultah wajah Georgina di Burj Khalifa, Tarifnya Miliaran
Egan Bernal saat ini berada di unit perawatan intensif menunggu operasi ketiga setelah menabrak bus Senin lalu. Bintang Ineos Grenadiers ini menjalani dua operasi 'sukses' di Clinica Universidad de La Sabana.
Pembalap sepeda Kolombia berusia 25 tahun itu menderita patah tulang belakang, patah tulang paha kanan, patah tulang patela kanan, trauma dada, paru-paru bocor dan beberapa tulang rusuk patah. Dokter pertama kali dapat menjepit kaki kanannya secara medis dan menstabilkan patah tulang belakang dalam dua operasi terpisah.
Bernal mentweet gambar dia membuat tanda OK sambil mengenakan penyangga leher dari ranjang rumah sakit. Dia merasa mendapatkan kesempatan hidup kedua setelah meregang nyawa antara hidup dan mati setelah menabrak bus. ''Memiliki kesempatan 95 persen untuk menjadi lumpuh dan hampir kehilangan nyawa, saya melakukan apa yang paling saya sukai, hari ini saya ingin berterima kasih kepada Tuhan, Clinica Universidad, semua spesialis untuk melakukan hal yang mustahil,''tutur Egan Bernal.
Lihat Juga :