Lewis Hamilton Desak FIA Beberkan Hasil Investigasi GP Abu Dhabi 2021
Selasa, 22 Februari 2022 - 18:30 WIB
loading...
Lewis Hamilton Desak FIA Beberkan Hasil Investigasi GP Abu Dhabi 2021. Foto: IST
A
A
A
BRACKLEY - Pembalap tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton meminta agar FIA bisa membeberkan hasil investigasi GP Abu Dhabi 2021 ke publik. Harapnya, agar insiden tersebut tak terulang.
Sebagaimana diketahui, gelar juara Hamilton pupus di GP Abu Dhabi lewat keputusan Race Director, Michael Masi yang memberikan periode safety car yang berakhir kontroversial usai Nicholas Latifi mengalami kecelakaan.
Baca Juga: George Russell Dianggap Bukan Tandingan Lewis Hamilton
Kecelakaan itu terjadi pada putaran ke-54 dari 58 saat balapan di Sirkuit Yas Marina, Desember 2021 lalu. Safety car itu ternyata membuat Hamilton tersalip oleh Max Verstappen tersalip pada putaran terakhir.
Padahal Hamilton sudah diambang juara jika tidak adanya keputusan kontroversial tersebut. Bagaimana tidak, pembalap asal Inggris itu sudah memimpin balapan sejak putaran pertama hingga akhirnya pupus pada putaran 58.
Karena dianggap kontroversial, FIA pun memilih jalur investigasi agar tak ada yang dirugikan. Bahkan, mereka sampai mau melakukan restrukturisasi untuk F1 2022 mendatang.
Namun sebelum itu, pembalap dengan tujuh kali gelar juara dunia tersebut hanya ingin investigasi atas insiden itu cepat selesai. Membeberkan hasilnya ke publik pun turut menjadi harapannya.
"Saya berharap hasil investigasi yang dilakukan FIA dan laporan akhir dapat diumumkan kepada publik, sehingga semua penggemar dapat memahami apa yang sebenarnya terjadi," kata Hamilton dikutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (22/2/2022).
Sebagaimana diketahui, gelar juara Hamilton pupus di GP Abu Dhabi lewat keputusan Race Director, Michael Masi yang memberikan periode safety car yang berakhir kontroversial usai Nicholas Latifi mengalami kecelakaan.
Baca Juga: George Russell Dianggap Bukan Tandingan Lewis Hamilton
Kecelakaan itu terjadi pada putaran ke-54 dari 58 saat balapan di Sirkuit Yas Marina, Desember 2021 lalu. Safety car itu ternyata membuat Hamilton tersalip oleh Max Verstappen tersalip pada putaran terakhir.
Padahal Hamilton sudah diambang juara jika tidak adanya keputusan kontroversial tersebut. Bagaimana tidak, pembalap asal Inggris itu sudah memimpin balapan sejak putaran pertama hingga akhirnya pupus pada putaran 58.
Karena dianggap kontroversial, FIA pun memilih jalur investigasi agar tak ada yang dirugikan. Bahkan, mereka sampai mau melakukan restrukturisasi untuk F1 2022 mendatang.
Namun sebelum itu, pembalap dengan tujuh kali gelar juara dunia tersebut hanya ingin investigasi atas insiden itu cepat selesai. Membeberkan hasilnya ke publik pun turut menjadi harapannya.
"Saya berharap hasil investigasi yang dilakukan FIA dan laporan akhir dapat diumumkan kepada publik, sehingga semua penggemar dapat memahami apa yang sebenarnya terjadi," kata Hamilton dikutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (22/2/2022).
Lihat Juga :