Doakan Putin Mati, Zinchenko: Saya Harap Anda Mati dengan Penderitaan Menyakitkan!
Jum'at, 25 Februari 2022 - 09:53 WIB
loading...
Doakan Putin Mati, Zinchenko: Saya Harap Anda Mati dengan Penderitaan Menyakitkan!/The Sun/Sindonews
A
A
A
Bintang Manchester City Oleksandr Zinchenko mendoakan Presiden Rusia Vladimir Putin mati dalam penderitaan yang menyakitkan. Doa Zinchenko itu diungkapkan setelah invasi Rusia ke negaranya, Ukraina.
Pemain internasional Ukraina berusia 25 tahun itu memposting foto Presiden Rusia Vladimir Putin ke Insta story-nya yang diberi judul: "Saya harap Anda mati dengan penderitaan yang paling menyakitkan.''
Baca Juga: Klitschko Jadi Tentara Maju Perang Bela Ukraina Lawan Invasi Rusia
Namun, postingan Instastory tersebut sudah tidak ada lagi dan Zinchenko dari City mengklaim bahwa Instagram telah menghapusnya. Pemain mengatakan pada hari Selasa bahwa dia 'tidak bisa mundur' sementara 'seluruh dunia yang beradab prihatin dengan negara saya'
Sekarang dia kembali ke media sosial pagi ini setelah Putin menyatakan perang terhadap Ukraina dan memulai invasi skala penuh dengan mengabaikan perjanjian Minsk. Dia telah mengirim tank ke negara itu dari perbatasan Belarusia sementara ledakan telah terjadi di seluruh negara karena serangan dengan rudal dan bom.
Pemain internasional Ukraina berusia 25 tahun itu memposting foto Presiden Rusia Vladimir Putin ke Insta story-nya yang diberi judul: "Saya harap Anda mati dengan penderitaan yang paling menyakitkan.''
Baca Juga: Klitschko Jadi Tentara Maju Perang Bela Ukraina Lawan Invasi Rusia
Namun, postingan Instastory tersebut sudah tidak ada lagi dan Zinchenko dari City mengklaim bahwa Instagram telah menghapusnya. Pemain mengatakan pada hari Selasa bahwa dia 'tidak bisa mundur' sementara 'seluruh dunia yang beradab prihatin dengan negara saya'
Sekarang dia kembali ke media sosial pagi ini setelah Putin menyatakan perang terhadap Ukraina dan memulai invasi skala penuh dengan mengabaikan perjanjian Minsk. Dia telah mengirim tank ke negara itu dari perbatasan Belarusia sementara ledakan telah terjadi di seluruh negara karena serangan dengan rudal dan bom.
Lihat Juga :