Juara Dunia Tinju Oleksandr Usyk Kokang Senapan Mesin di Garis Depan Lawan Invasi Rusia
Selasa, 01 Maret 2022 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 2 Kali Terjungkal, Tibo Monabesa Pertahankan Sabuk Juara WBC Internasional
Ayah tiga anak yang sudah menikah, Usyk, jelas memiliki hal-hal yang jauh lebih penting dalam pikirannya dan dia telah meminta bantuan langsung kepada orang-orang Rusia. Dalam sebuah video Instagram, seorang Kristen Ortodoks yang taat berkata:
''Selamat pagi untuk semuanya. Nama saya Oleksandr Usyk. Saya ingin berbicara dengan orang-orang Rusia. Jika kami menganggap diri kami sebagai saudara, orang-orang Ortodoks, jangan kirim anak-anak Anda ke negara kami, jangan berkelahi dengan kami. Saya juga menyampaikan hal ini kepada Presiden, Vladimir Putin. Anda bisa menghentikan perang ini.''
''Silakan duduk dan bernegosiasi dengan kami tanpa klaim. Anak-anak, istri, nenek kami bersembunyi di ruang bawah tanah. Kami di sini di negara kami sendiri, kami tidak dapat melakukannya dengan cara lain. Kami membela. Hentikan perang ini, hentikan. Tidak ada Perang."
Kiev kembali melewati malam pengepungan saat perang brutal antara Ukraina dan Rusia memasuki hari kelima. Itu terjadi saat pembicaraan damai tingkat tinggi diperkirakan akan diadakan antara Moskow dan Kiev di perbatasan Belarusia-Ukraina.
Ayah tiga anak yang sudah menikah, Usyk, jelas memiliki hal-hal yang jauh lebih penting dalam pikirannya dan dia telah meminta bantuan langsung kepada orang-orang Rusia. Dalam sebuah video Instagram, seorang Kristen Ortodoks yang taat berkata:
''Selamat pagi untuk semuanya. Nama saya Oleksandr Usyk. Saya ingin berbicara dengan orang-orang Rusia. Jika kami menganggap diri kami sebagai saudara, orang-orang Ortodoks, jangan kirim anak-anak Anda ke negara kami, jangan berkelahi dengan kami. Saya juga menyampaikan hal ini kepada Presiden, Vladimir Putin. Anda bisa menghentikan perang ini.''
''Silakan duduk dan bernegosiasi dengan kami tanpa klaim. Anak-anak, istri, nenek kami bersembunyi di ruang bawah tanah. Kami di sini di negara kami sendiri, kami tidak dapat melakukannya dengan cara lain. Kami membela. Hentikan perang ini, hentikan. Tidak ada Perang."
Kiev kembali melewati malam pengepungan saat perang brutal antara Ukraina dan Rusia memasuki hari kelima. Itu terjadi saat pembicaraan damai tingkat tinggi diperkirakan akan diadakan antara Moskow dan Kiev di perbatasan Belarusia-Ukraina.
(aww)
Lihat Juga :