Perang Rusia vs Ukraina Pecah, Elina Svitolina Ogah Lawan Anastasia Potapova
Rabu, 02 Maret 2022 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
"Oleh karena itu, saya ingin mengumumkan bahwa saya tidak akan bermain besok di Monterrey, atau pertandingan lainnya melawan pemain tenis Rusia atau Belarusia sampai organisasi kami mengambil keputusan yang diperlukan ini.''
''Saya tidak menyalahkan atlet Rusia mana pun. Mereka tidak bertanggung jawab atas invasi tanah air kita. Selain itu, saya ingin memberikan penghormatan kepada semua pemain, terutama Rusia dan Belarusia, yang dengan berani menyatakan posisi mereka melawan perang. Dukungan mereka sangat penting."
Baca Juga: Juara Dunia Tinju Oleksandr Usyk Kokang Senapan Mesin di Garis Depan Lawan Invasi Rusia
WTA belum memberikan tanggapan dalam situs web mereka yang masih menampilkan Svitolina vs Potapova pada jadwal Monterrey Open untuk malam ini. Potapova merilis pernyataannya sendiri untuk mengecam pemerintah negaranya dan tindakan mengejutkan mereka untuk mengirim pasukan ke Ukraina - dan konsekuensinya terhadap karier atlet yang tidak bersalah.
''Sebagai aturan, bahkan di masa kanak-kanak kita memilih jalur perkembangan kita sendiri. Bahkan ketika saya masih kecil, saya bermimpi bermain tenis tanpa memilih pertandingan, negara atau pasangan dalam permainan. Sulit untuk menjelaskan kepada orang-orang dari politik bahwa bagi saya tidak ada lawan dari negara mana pun, saya berjuang untuk kemenangan, permainan terbaik saya, untuk hasil saya,''tutur Potapova.
''Saya tidak menyalahkan atlet Rusia mana pun. Mereka tidak bertanggung jawab atas invasi tanah air kita. Selain itu, saya ingin memberikan penghormatan kepada semua pemain, terutama Rusia dan Belarusia, yang dengan berani menyatakan posisi mereka melawan perang. Dukungan mereka sangat penting."
Baca Juga: Juara Dunia Tinju Oleksandr Usyk Kokang Senapan Mesin di Garis Depan Lawan Invasi Rusia
WTA belum memberikan tanggapan dalam situs web mereka yang masih menampilkan Svitolina vs Potapova pada jadwal Monterrey Open untuk malam ini. Potapova merilis pernyataannya sendiri untuk mengecam pemerintah negaranya dan tindakan mengejutkan mereka untuk mengirim pasukan ke Ukraina - dan konsekuensinya terhadap karier atlet yang tidak bersalah.
''Sebagai aturan, bahkan di masa kanak-kanak kita memilih jalur perkembangan kita sendiri. Bahkan ketika saya masih kecil, saya bermimpi bermain tenis tanpa memilih pertandingan, negara atau pasangan dalam permainan. Sulit untuk menjelaskan kepada orang-orang dari politik bahwa bagi saya tidak ada lawan dari negara mana pun, saya berjuang untuk kemenangan, permainan terbaik saya, untuk hasil saya,''tutur Potapova.
(aww)
Lihat Juga :