Jadi Perusak PSG, Neymar Diminta Segera Pergi
Rabu, 23 Maret 2022 - 02:00 WIB
loading...
Jurnalis senior asal Prancis, Daniel Riolo menyebut Neymar sebagai penyebab kekalahan Paris Saint-Germain (PSG) dalam beberapa laga terakhir. Foto: france24
A
A
A
PARIS - Jurnalis senior asal Prancis, Daniel Riolo menyebut Neymar sebagai penyebab kekalahan Paris Saint-Germain (PSG) dalam beberapa laga terakhir. Penyerang asal Brasil itu dianggap sudah tidak pantas lagi berada di Parc des Princes.
Baca Juga: Jelang Portugal vs Turki: Ronaldo Malas Cuma Jadi Penonton di Piala Dunia 2022
Riolo merasa keberadaan Neymar di PSG tidak memberikan dampak positif. Justru sebaliknya, mantan pemain Barcelona itu dituduh sebagai penyebab takluknya Les Parisiens baik di Liga Champions maupun Liga Prancis musim ini.
Riolo menyebut Neymar sangat mengecewakan karena tidak mampu membawa PSG ke perempat final Liga Champions 2021/2022 usai disingkirkan Real Madrid dengan agregat 2-3. Lalu, dipermalukan AS Monaco 0-3 di Liga Prancis.
"Dia melakukan banyak kerusakan pada klub. Biarkan dia pergi, dia merusak PSG," tegas Riolo, dilansir dari Marca.
Lebih lanjut, Riolo menuduh Neymar kerap bermalas-malasan meski datang ke tempat latihan. Menurutnya itu adalah caranya melampiaskan kekesalan setelah bermain buruk di PSG.
"Neymar hampir tidak ikut berlatih. Dia hanya datang dalam keadaan menyedihkan, setengah mabuk. Seperti itulah, Neymar seperti ingin balas dendam kepada PSG," beber Riolo.
Baca Juga: Jelang Portugal vs Turki: Ronaldo Malas Cuma Jadi Penonton di Piala Dunia 2022
Riolo merasa keberadaan Neymar di PSG tidak memberikan dampak positif. Justru sebaliknya, mantan pemain Barcelona itu dituduh sebagai penyebab takluknya Les Parisiens baik di Liga Champions maupun Liga Prancis musim ini.
Riolo menyebut Neymar sangat mengecewakan karena tidak mampu membawa PSG ke perempat final Liga Champions 2021/2022 usai disingkirkan Real Madrid dengan agregat 2-3. Lalu, dipermalukan AS Monaco 0-3 di Liga Prancis.
"Dia melakukan banyak kerusakan pada klub. Biarkan dia pergi, dia merusak PSG," tegas Riolo, dilansir dari Marca.
Lebih lanjut, Riolo menuduh Neymar kerap bermalas-malasan meski datang ke tempat latihan. Menurutnya itu adalah caranya melampiaskan kekesalan setelah bermain buruk di PSG.
"Neymar hampir tidak ikut berlatih. Dia hanya datang dalam keadaan menyedihkan, setengah mabuk. Seperti itulah, Neymar seperti ingin balas dendam kepada PSG," beber Riolo.
Lihat Juga :