Kylian Mbappe Bayar Denda Rp4,7 Triliun ke Real Madrid, Ini Fakta Sebenarnya
Rabu, 25 Mei 2022 - 04:04 WIB
loading...
Karier Mbappe bak sinetron atau opera sabun yang tak kunjung usai. Setelah memutuskan bertahan bersama PSG hingga 2025 mendatang, muncul isu yang menyatakan bahwa bintang muda Prancis itu harus membayar denda senilai 300 juta euro / Foto: Marca
A
A
A
PARIS - Karier Kylian Mbappe bak sinetron atau opera sabun yang tak kunjung usai. Setelah memutuskan bertahan bersama Paris Saint Germain (PSG) hingga 2025 mendatang, muncul isu yang menyatakan bahwa bintang muda Prancis itu harus membayar denda senilai 300 juta euro atau sekira Rp4,7 triliun lantaran telah melanggar kontrak dengan Real Madrid.
Isu ini telah menyebar luas melalui jejaring sosial. Mengutip laporan Marca, Selasa (24/5/2022), presiden Real Madrid Florentino Perez dikabarkan telah memiliki kontrak yang ditandatangani oleh pemain di mana ada klausul perjanjian dengan pemain ( Mbappe ) untuk membayar 300 juta euro jika dia akhirnya memilih mundur dan membarui kontrak dengan PSG.
Namun, kenyataannya berbeda. Yang benar adalah bahwa tidak ada hukuman seperti itu dan pesepak bola tidak ingin menandatangani apapun dengan Madrid. Tentu saja, dia telah mendiskusikan mengenai ketertarikan Los Blancos dengan Perez.
BACA JUGA: Mesut Ozil Dalam Perjalanan ke Indonesia: Sampai Jumpa di Jakarta!
Kontrak mungkin sudah disiapkan, tetapi tidak ditandatangani. Ada kesepakatan lisan antara kedua belah pihak, sehingga Madrid memutuskan untuk menunggu Mbappe mengumumkannya dan kemudian menandatangani kontrak itu. Jadi isu mengenai denda penalti 4,7 triliun itu tidak benar.
Di sisi lain, Mbappe menjawab tudingan yang menyebut jika ia memilih bertahan di PSG karena uang. Dia mengaku sedih ketika mendengar kabar tersebut.
"Saya sedikit sedih karena sejak saya mulai bermain sepak bola, saya menunjukkan kepada semua orang bahwa saya memiliki keinginan untuk bermain. Saya selalu berbicara tentang sepak bola, gelar, pertandingan penting, dan tidak pernah tentang uang. Orang-orang dapat berbicara tentang apa pun yang mereka inginkan, tetapi semua orang mengenal saya," ungkap Mbappe.
Isu ini telah menyebar luas melalui jejaring sosial. Mengutip laporan Marca, Selasa (24/5/2022), presiden Real Madrid Florentino Perez dikabarkan telah memiliki kontrak yang ditandatangani oleh pemain di mana ada klausul perjanjian dengan pemain ( Mbappe ) untuk membayar 300 juta euro jika dia akhirnya memilih mundur dan membarui kontrak dengan PSG.
Namun, kenyataannya berbeda. Yang benar adalah bahwa tidak ada hukuman seperti itu dan pesepak bola tidak ingin menandatangani apapun dengan Madrid. Tentu saja, dia telah mendiskusikan mengenai ketertarikan Los Blancos dengan Perez.
BACA JUGA: Mesut Ozil Dalam Perjalanan ke Indonesia: Sampai Jumpa di Jakarta!
Kontrak mungkin sudah disiapkan, tetapi tidak ditandatangani. Ada kesepakatan lisan antara kedua belah pihak, sehingga Madrid memutuskan untuk menunggu Mbappe mengumumkannya dan kemudian menandatangani kontrak itu. Jadi isu mengenai denda penalti 4,7 triliun itu tidak benar.
Di sisi lain, Mbappe menjawab tudingan yang menyebut jika ia memilih bertahan di PSG karena uang. Dia mengaku sedih ketika mendengar kabar tersebut.
"Saya sedikit sedih karena sejak saya mulai bermain sepak bola, saya menunjukkan kepada semua orang bahwa saya memiliki keinginan untuk bermain. Saya selalu berbicara tentang sepak bola, gelar, pertandingan penting, dan tidak pernah tentang uang. Orang-orang dapat berbicara tentang apa pun yang mereka inginkan, tetapi semua orang mengenal saya," ungkap Mbappe.
Lihat Juga :