Biodata dan Agama Rolando Romero sang Raja KO yang Mengejutkan
Minggu, 29 Mei 2022 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun memulai karier tinju sepuluh tahun yang lalu, sebenarnya tinju selalu menjadi bagian dari kehidupan Romero. Ayahnya, Rolando Sr, adalah juara amatir nasional di Kuba dan ingin putranya mengikuti jejaknya.
Rolando Romero meskipun punya ide lain dan malah lebih suka membual daripada bertinju. Tetapi setelah berbicara sedikit terlalu banyak, dia terpaksa menginjakkan kaki di atas ring secara nyata. "Saya mulai bertinju pada usia 17, menonton Olimpiade 2012. Saya mengatakan mereka bodoh dan saya akan menjatuhkan mereka semua. Ayahku berkata, 'Tidak, kamu tidak akan melakukannya, kamu menyebalkan'. Aku berkata, 'Awasi aku',''tuturnya.
''Saya pergi ke gym, hari pertama saya memakai sarung tangan dan melakukan sparring dengan seseorang, hidungnya patah. Saya kembali keesokan harinya dan mematahkan hidung anak lain, dan saya seperti, 'Saya pikir saya mungkin pandai dalam hal ini'. Saya mengalahkan beberapa orang, lalu saya memukul pantat saya. Saya hanya alami, saya selalu menjadi pemukul,''paaprnya.
''Maksudku, kamu terlahir dengan itu atau tidak. Saya mendapat berkah dan saya dilahirkan dengan kekuatan yang luar biasa."Saya hanya bisa menyentuh seseorang dan menjatuhkan mereka."
Romero selalu menjadi petarung, baik di dalam maupun di luar ring. Rolando Sr dikirim ke penjara pada usia 27 karena mencoba melarikan diri dari Kuba dan tidak diberi makan apa pun kecuali beras dan air untuk bulan pertama. Namun setelah menyelesaikan hukuman penjaranya, dia sekali lagi berusaha membelot dan berenang melintasi Teluk Guantanamo bersama temannya.
Baca Juga: Biodata dan Agama Deontay Wilder, The Bronze Bomber yang Gemparkan Dunia Tinju
Rolando Romero meskipun punya ide lain dan malah lebih suka membual daripada bertinju. Tetapi setelah berbicara sedikit terlalu banyak, dia terpaksa menginjakkan kaki di atas ring secara nyata. "Saya mulai bertinju pada usia 17, menonton Olimpiade 2012. Saya mengatakan mereka bodoh dan saya akan menjatuhkan mereka semua. Ayahku berkata, 'Tidak, kamu tidak akan melakukannya, kamu menyebalkan'. Aku berkata, 'Awasi aku',''tuturnya.
''Saya pergi ke gym, hari pertama saya memakai sarung tangan dan melakukan sparring dengan seseorang, hidungnya patah. Saya kembali keesokan harinya dan mematahkan hidung anak lain, dan saya seperti, 'Saya pikir saya mungkin pandai dalam hal ini'. Saya mengalahkan beberapa orang, lalu saya memukul pantat saya. Saya hanya alami, saya selalu menjadi pemukul,''paaprnya.
''Maksudku, kamu terlahir dengan itu atau tidak. Saya mendapat berkah dan saya dilahirkan dengan kekuatan yang luar biasa."Saya hanya bisa menyentuh seseorang dan menjatuhkan mereka."
Romero selalu menjadi petarung, baik di dalam maupun di luar ring. Rolando Sr dikirim ke penjara pada usia 27 karena mencoba melarikan diri dari Kuba dan tidak diberi makan apa pun kecuali beras dan air untuk bulan pertama. Namun setelah menyelesaikan hukuman penjaranya, dia sekali lagi berusaha membelot dan berenang melintasi Teluk Guantanamo bersama temannya.
Baca Juga: Biodata dan Agama Deontay Wilder, The Bronze Bomber yang Gemparkan Dunia Tinju
Lihat Juga :