Tujuh Pemain Positif Covid-19, Comeback NBA Terancam Gagal
Kamis, 25 Juni 2020 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Ini kasus Covid-19 NBA pertama sejak gelombang pengujian pemain pada Maret lalu. Saat Rudy Gobert dan Kevin Durant dinyatakan positif Covid-19 dan menyusul setelahnya, liga pun ditunda. Jokic menjadi pemain positif Covid-19 pertama sejak NBA dan asosiasi pemain setuju melanjutkan kompetisi musim ini.
Tim-tim NBA saat ini melakukan tes ulang untuk semua pemain. Pasalnya, akhir bulan ini merupakan waktu yang ditentukan NBA untuk pemain bisa memasuki area terbatas di Orlando, Florida. Mereka akan melakukan kamp pelatihan sebelum melanjutkan kompetisi musim 2019-2020. (Baca juga: Jaga Peluang Raih Gelar, Real Madrid 'Buang' Duri Penghalang)
Sementara itu, gelombang penolakan liga dilanjutkan terus bergulir. Akhir bulan ini menjadi batas waktu pemain 22 tim berkumpul di Orlando. Menanggapi keputusan tersebut, Davis Bertans (Washington Wizards) dan Trevor Ariza (Portland Trail Blazers) sudah memberi tahu timnya masing-masing untuk tidak bermain di liga lanjutan.
Di sisi lain, Kyrie Irving kembali menyuarakan tentang penolakan melanjutkan liga. Kali ini, dia meminta para pemain menyatakan tidak akan tampil. Sebagian dari mereka juga takut akan perkembangan virus corona di Amerika Serikat. Sementara yang lainnya masih fokus pada gerakan antirasisme yang sedang berlangsung. (Lihat videonya: Heboh! Pemuda di Lombok Nikahi Dua Gadis Sekaligus)
Dua pemain yang mendukung penuh gerakan Irving tersebut adalah Dwight Howard dan Avery Bradley dari Los Angeles Lakers. Bradley akan memanfaatkan waktu luang ini untuk mendukung isu rasisme di masyarakat. "Pada momen seperti ini, saya tidak bisa membayangkan diri saya bermain dengan membawa risiko sekecil apa pun terhadap kesehatan keluarga saya," ucap Bradley, dilansir ESPN. (Raikhul Amar)
Tim-tim NBA saat ini melakukan tes ulang untuk semua pemain. Pasalnya, akhir bulan ini merupakan waktu yang ditentukan NBA untuk pemain bisa memasuki area terbatas di Orlando, Florida. Mereka akan melakukan kamp pelatihan sebelum melanjutkan kompetisi musim 2019-2020. (Baca juga: Jaga Peluang Raih Gelar, Real Madrid 'Buang' Duri Penghalang)
Sementara itu, gelombang penolakan liga dilanjutkan terus bergulir. Akhir bulan ini menjadi batas waktu pemain 22 tim berkumpul di Orlando. Menanggapi keputusan tersebut, Davis Bertans (Washington Wizards) dan Trevor Ariza (Portland Trail Blazers) sudah memberi tahu timnya masing-masing untuk tidak bermain di liga lanjutan.
Di sisi lain, Kyrie Irving kembali menyuarakan tentang penolakan melanjutkan liga. Kali ini, dia meminta para pemain menyatakan tidak akan tampil. Sebagian dari mereka juga takut akan perkembangan virus corona di Amerika Serikat. Sementara yang lainnya masih fokus pada gerakan antirasisme yang sedang berlangsung. (Lihat videonya: Heboh! Pemuda di Lombok Nikahi Dua Gadis Sekaligus)
Dua pemain yang mendukung penuh gerakan Irving tersebut adalah Dwight Howard dan Avery Bradley dari Los Angeles Lakers. Bradley akan memanfaatkan waktu luang ini untuk mendukung isu rasisme di masyarakat. "Pada momen seperti ini, saya tidak bisa membayangkan diri saya bermain dengan membawa risiko sekecil apa pun terhadap kesehatan keluarga saya," ucap Bradley, dilansir ESPN. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :