Honda Hancur Lebur di MotoGP 2022, Bos Repsol Singgung Insiden Marc Marquez di GP Indonesia

Selasa, 28 Juni 2022 - 09:02 WIB
loading...
Honda Hancur Lebur di MotoGP 2022, Bos Repsol Singgung Insiden Marc Marquez di GP Indonesia
Respsol Honda kian terpuruk di MotoGP 2022/Foto/Twitter
A A A
SILVERSTONE - Repsol Honda terpuruk di MotoGP 2022 . Manajer tim Alberto Puig mengakui timnya hancur lebur setelah insiden Marc Marquez di MotoGP Indonesia 2022.

Menurut Puig, Repsol Honda semakin terpuruk pasca cedera Marquez akibat insiden di Sirkuit Mandalika, Lombok. Marquez mengalami empat kecelakaan yang memicu diplopianya kambuh.

Baca juga: Francesco Bagnaia Akui Aleix Espargaro Jadi Ancaman di MotoGP Belanda

The Baby Alien -julukan Marquez- bahkan sempat mengalami kecelaakan horor "highside" saat sesi pemanasan di MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika, pada 20 Maret 2022.

Akibatnya, Marquez harus menepi di MotoGP Argentina 2022 untuk memulihkan kondisinya. Setelah itu, Marquez kembali menemani Pol Espargaro ke lintasan balap pada MotoGP Amerika Serikat 2022.

Baca juga: Monster Energy Yamaha Tidak Terima Fabio Quartararo Dapat Hukuman

Namun, dalam 11 seri balapan di musim 2022 sejauh ini, Repsol Honda belum pernah menang sekalipun. Rentetan hasil negatif ini tentu menjadi pertanyaan. Puig pun mengakui timnya sudah tidak sesuai harapan sejak MotoGP Indonesia 2022.

“Sejak MotoGP Indonesia, segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk dan kami mencapai titik di mana kita semua tahu apa yang terjadi. Marc Marquez harus berhenti karena operasi di lengan kanannya,” kata Puig dikutip dari Motosan, Selasa (28/6/2022).

“Ada banyak kecelakaan untuk semua pembalap kami, kami tidak berjuang untuk posisi yang baik. Dan semua ini mungkin merupakan konsekuensi dari tidak menemukan apa yang kami rencanakan dan harapkan dari Honda 2022,” sambungnya.

Lebih jauh, Puig juga berbicara mengenai masalah pada motor Honda RC213V yang dirasa kurang kompetitif. Meski sudah menemukan masalahnya, Puig mengaku belum ada solusi yang konkret dari Repsol Honda dalam waktu dekat.

“Pada dasarnya kita sudah mengerti di mana letak masalah kita, tetapi tidak mudah untuk menyelesaikannya. Jika itu mudah diperbaiki, kami pasti sudah memperbaikinya sekarang,” lanjut Puig.

Sehubungan dengan berbagai masalah itu, Puig mengatakan akan berupaya keras untuk mencari jalan keluarnya. Pria asal Spanyol itu masih meyakini Repsol Honda akan kembali berjaya di masa mendatang.

“Saya pikir kita harus melakukannya karena kita tidak mencapai tujuan kita. Honda merupakan perusahaan yang selalu menjadi yang terdepan di bidang balap khususnya roda dua. Ini adalah DNA kami! Kami tidak mencapai tujuan kepemimpinan ini, jadi kami harus mengubah pendekatan yang kami miliki,” ujar Puig.

“Kami telah melakukannya di masa lalu dan kami harus melakukannya lagi sekarang di masa sekarang,” pungkasnya.
(sha)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1380 seconds (11.252#12.26)