Evaluasi Paruh Musim Fabio Quartararo, MotoGP Portugal 2022 Momen Terbaik
Jum'at, 22 Juli 2022 - 10:31 WIB
loading...
Fabio Quartararo menyebut kemenangan di MotoGP Portugal 2022 jadi momen terbaiknya/Foto/Twitter
A
A
A
ANDORRA - Fabio Quartararo menyebut kemenangan di MotoGP Portugal 2022 jadi momen terbaiknya.
Pembalap tim Monster Energy Yamaha itu mengakui sebelum tampil di Portugal selalu mengeluh dengan kecepatan motornya.
Saat ini Quartararo sedang memimpin klasemen sementara MotoGP 2022 dengan 172 poin dari tiga kemenangan dan enam podium. El Diablo -julukan Fabio Quartararo- unggul 21 poin dari Aleix Espargaro (Aprilia Racing) di posisi kedua.
Baca juga: MotoGP 2022: Aprilia Tak Puas Maverick Vinales Belum Selevel Aleix Espargaro
Namun di empat balapan awal, Quartararo tidak mendapatkan kemenangan dan podium kedua di Sirkuit Mandalika menjadi hasil bagusnya. Pembalap berusia 23 tahun itu pun berhasil mendapatkan kemenangan perdana di Portugal.
Quartararo menjelaskan Qatar, Argentina dan Austin adalah balapan yang sulit untuknya. Ia mengaku selalu mengeluh dengan kecepatan YZR-M1 dan membuatnya tidak berkonsentrasi ketika balapan.
Baca juga: Statistik Paruh Musim MotoGP 2022: Vinales Nol Kecelakaan, Ducati Paling Sering Nyungsep
"Itu relatif sulit di Qatar, Argentina dan Austin. Seperti yang telah saya katakan berkali-kali sebelumnya, saya terlalu banyak mengeluh tentang kecepatan tertinggi dan tidak berkonsentrasi pada mengemudi," kata Quartararo dikutip dari Motorsports-Total, Jumat (22/7/2022).
Pembalap tim Monster Energy Yamaha itu mengakui sebelum tampil di Portugal selalu mengeluh dengan kecepatan motornya.
Saat ini Quartararo sedang memimpin klasemen sementara MotoGP 2022 dengan 172 poin dari tiga kemenangan dan enam podium. El Diablo -julukan Fabio Quartararo- unggul 21 poin dari Aleix Espargaro (Aprilia Racing) di posisi kedua.
Baca juga: MotoGP 2022: Aprilia Tak Puas Maverick Vinales Belum Selevel Aleix Espargaro
Namun di empat balapan awal, Quartararo tidak mendapatkan kemenangan dan podium kedua di Sirkuit Mandalika menjadi hasil bagusnya. Pembalap berusia 23 tahun itu pun berhasil mendapatkan kemenangan perdana di Portugal.
Quartararo menjelaskan Qatar, Argentina dan Austin adalah balapan yang sulit untuknya. Ia mengaku selalu mengeluh dengan kecepatan YZR-M1 dan membuatnya tidak berkonsentrasi ketika balapan.
Baca juga: Statistik Paruh Musim MotoGP 2022: Vinales Nol Kecelakaan, Ducati Paling Sering Nyungsep
"Itu relatif sulit di Qatar, Argentina dan Austin. Seperti yang telah saya katakan berkali-kali sebelumnya, saya terlalu banyak mengeluh tentang kecepatan tertinggi dan tidak berkonsentrasi pada mengemudi," kata Quartararo dikutip dari Motorsports-Total, Jumat (22/7/2022).
Lihat Juga :