Preview Espanyol vs Real Madrid: Bak Bumi dan Langit
Minggu, 28 Juni 2020 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
Lini pertahanan Madrid juga ciamik. Dari empat laga terakhir, kiper Thibaut Courtois hanya kebobolan dua kali dan mencetak dua kali clean sheet. Sedangkan Espanyol, dari 31 laga sudah kebobolan 50 gol, paling buruk di antara kontestan La Liga lainnya. Mereka di dasar klasemen dengan 24 poin, terpaut 8 poin dengan Eibar yang bertengger di posisi 17.
Tapi, rekor mentereng tak membuat Zidane besar kepala. "Ini pertandingan tim penghuni puncak versus dasar klasemen, tapi kami tidak akan berpuas diri, mereka akan membuat hidup kami sangat sulit," kata Zidane dilansir laman resmi klub. (Baca juga: Barcelona dan Juventus Sepakat Soal Transfer Arthur-Pjanic ).
"Itu tidak berarti apa-apa di sepak bola dan Anda harus pergi ke sana dan membuktikannya di lapangan. Mereka ingin dapatkan tiga poin di kandang. Hal yang sama terjadi dalam pertandingan melawan Real Mallorca. Kami tahu apa yang kami inginkan dan kami harus bertekad dan berusaha mendapatkan tiga poin. Espanyol akan mencari untuk melakukan hal yang sama."
"Kami masih memiliki tujuh final dan fakta bahwa kami telah memenangkan empat pertandingan terakhir tidak mengubah apa pun. Kami harus terus melakukan apa yang telah kami lakukan. Espanyol akan membuat segalanya menjadi sangat sulit bagi kami dan mereka membutuhkan poin."
Sementara Espanyol memecat Abelardo Fernandez manajer ketiga musim ini, dan menempatkan Direktur Olahraga Francisco Rufete sebagai penanggung jawab tim untuk sisa musim La Liga. Abelardo dipecat menyusul kekalahan beruntun dari Levante dan Real Betis.
Fernandez ditunjuk pada bulan Desember setelah David Gallego dan Pablo Machin masing-masing diberhentikan. "Espanyol melaporkan bahwa Abelardo Fernandez telah dilepaskan dari tanggung jawab sebagai pelatih tim utama putra," demikian bunyi pernyataan tim. "Seluruh staf pelatih, Tomas Hervas dan Inaki Tejada, juga telah dibebaskan dari jabatan mereka."
Espanyol finis peringkat 7 musim lalu untuk lolos ke Liga Europa 2019/2020. Mereka terlempar di babak 32 besar setelah kalah agregat 3-6 dari Wolverhampton Wanderers.
Tapi, rekor mentereng tak membuat Zidane besar kepala. "Ini pertandingan tim penghuni puncak versus dasar klasemen, tapi kami tidak akan berpuas diri, mereka akan membuat hidup kami sangat sulit," kata Zidane dilansir laman resmi klub. (Baca juga: Barcelona dan Juventus Sepakat Soal Transfer Arthur-Pjanic ).
"Itu tidak berarti apa-apa di sepak bola dan Anda harus pergi ke sana dan membuktikannya di lapangan. Mereka ingin dapatkan tiga poin di kandang. Hal yang sama terjadi dalam pertandingan melawan Real Mallorca. Kami tahu apa yang kami inginkan dan kami harus bertekad dan berusaha mendapatkan tiga poin. Espanyol akan mencari untuk melakukan hal yang sama."
"Kami masih memiliki tujuh final dan fakta bahwa kami telah memenangkan empat pertandingan terakhir tidak mengubah apa pun. Kami harus terus melakukan apa yang telah kami lakukan. Espanyol akan membuat segalanya menjadi sangat sulit bagi kami dan mereka membutuhkan poin."
Sementara Espanyol memecat Abelardo Fernandez manajer ketiga musim ini, dan menempatkan Direktur Olahraga Francisco Rufete sebagai penanggung jawab tim untuk sisa musim La Liga. Abelardo dipecat menyusul kekalahan beruntun dari Levante dan Real Betis.
Fernandez ditunjuk pada bulan Desember setelah David Gallego dan Pablo Machin masing-masing diberhentikan. "Espanyol melaporkan bahwa Abelardo Fernandez telah dilepaskan dari tanggung jawab sebagai pelatih tim utama putra," demikian bunyi pernyataan tim. "Seluruh staf pelatih, Tomas Hervas dan Inaki Tejada, juga telah dibebaskan dari jabatan mereka."
Espanyol finis peringkat 7 musim lalu untuk lolos ke Liga Europa 2019/2020. Mereka terlempar di babak 32 besar setelah kalah agregat 3-6 dari Wolverhampton Wanderers.
Lihat Juga :