Marc Marquez Korban Ambisi Bos Tim Repsol Honda?
Rabu, 27 Juli 2022 - 05:05 WIB
loading...
Marc Marquez korban ambisi manajer tim Repsol Honda?/Foto/Twitter
A
A
A
SILVERSTONE - Kegilaan manajer tim Repsol Honda Alberto Puig dalam memimpin tim, termasuk para pembalapnya, dituding sebagai salah satu penyebab kecelakaan yang dialami Marc Marquez . Puig terlalu ambisius untuk menjadikan timnya yang terbaik di MotoGP .
Seorang pengamat yang juga mantan manajer tim Sito Pons, Manolo Burillo, mengungkapkan korelasi tersebut. Dia menyampaikan anekdot tentang Honda dan Alberto Puig .
Baca juga: Fabio Quartararo Kepergok Tunggangi Mobil Mercedes, Indikasi Hijrah ke F1?
Menurut Burillo, Puig menjadi sosok yang kontroversial dan lekat dengan kata-kata pedas sejak mengalami kecelakaan di Le Mans saat dia masih menjadi pembalap. Dari sana, Puig selalu menuntut dirinya lebih dan lebih lagi.
“Alberto Puig memberi tekanan pada pengemudinya dengan meneriaki mereka, saya tahu apa yang bisa dia katakan kepada mereka,” ucap Burillo yang menggambarkan kondisi Paddock Honda di bawah kepemimpinannya.
Baca juga: Unggul 63 Poin di Klasemen F1 2022, Max Verstappen: Melebihi Perkiraan
Burillo pun mengaitkan tuntutan Puig tersebut dengan peristiwa di Jerez pada Juli 2020. Peristiwa yang merupakan titik balik dalam karier dan kehidupan Marc Marquez dengan sejumlah prestasi sebelumnya.
Seorang pengamat yang juga mantan manajer tim Sito Pons, Manolo Burillo, mengungkapkan korelasi tersebut. Dia menyampaikan anekdot tentang Honda dan Alberto Puig .
Baca juga: Fabio Quartararo Kepergok Tunggangi Mobil Mercedes, Indikasi Hijrah ke F1?
Menurut Burillo, Puig menjadi sosok yang kontroversial dan lekat dengan kata-kata pedas sejak mengalami kecelakaan di Le Mans saat dia masih menjadi pembalap. Dari sana, Puig selalu menuntut dirinya lebih dan lebih lagi.
“Alberto Puig memberi tekanan pada pengemudinya dengan meneriaki mereka, saya tahu apa yang bisa dia katakan kepada mereka,” ucap Burillo yang menggambarkan kondisi Paddock Honda di bawah kepemimpinannya.
Baca juga: Unggul 63 Poin di Klasemen F1 2022, Max Verstappen: Melebihi Perkiraan
Burillo pun mengaitkan tuntutan Puig tersebut dengan peristiwa di Jerez pada Juli 2020. Peristiwa yang merupakan titik balik dalam karier dan kehidupan Marc Marquez dengan sejumlah prestasi sebelumnya.
Lihat Juga :