Liverpool Patut Ditiru, Tapi Arsenal Masih Jauh Melangkah
Minggu, 28 Juni 2020 - 16:10 WIB
loading...
Mikel Arteta mengaku perlu kerja keras untuk bisa meniru sukses Liverpoo. Foto : Arsenal
A
A
A
SHEFFIELD - Keberhasilan Liverpool menjadi juara Liga Primer Inggris ternyata membuat Mikel Arteta termotivasi. Namun untuk bisa menyamai prestasi The Reds, tim asuhan Arteta, Arsenal dirasa masih terlalu jauh dan perlu kerja keras.
Pernyataan Arteta ini merupakan penegasan kali kedua. Sebelumnya, pelatih asal Spanyol itu juga telah mengatakannya sesaat setelah Liverpool dinobatkan sebagai juara liga. (Baca juga : Mikel Arteta : Liverpool Jadi Inspirasi Arsenal )
"Ini adalah contoh yang bagus untuk ditiru bahwa adalah segala sesuatu mungkin untuk melakukannya. Menuju ke sana membutuhkan banyak pekerjaan dan keputusan besar dari semua orang," kata pelatih kepala Arsenal itu dikutip Fox Sport, Minggu (28/6/2020).
"Pertama-tama, keyakinan bahwa apa yang Anda lakukan adalah hal yang benar untuk dilakukan dan mereka semua selaras. Dari pihak mereka untuk membuat keputusan yang tepat dalam hal rekrutmen untuk mengidentifikasi filosofi yang diperlukan untuk klub dan tentunya mendapatkan suport dari penggemar."
"Dan para pemain memiliki komitmen yang sama dengan klub untuk memberikan yang terbaik sepanjang waktu. Setelah itu, Anda perlahan-lahan mulai mengejar ketinggalan dan Anda mulai menjadi lebih baik dan lebih baik dan melakukan perbaikan," sambungnya.
Pernyataan Arteta ini merupakan penegasan kali kedua. Sebelumnya, pelatih asal Spanyol itu juga telah mengatakannya sesaat setelah Liverpool dinobatkan sebagai juara liga. (Baca juga : Mikel Arteta : Liverpool Jadi Inspirasi Arsenal )
"Ini adalah contoh yang bagus untuk ditiru bahwa adalah segala sesuatu mungkin untuk melakukannya. Menuju ke sana membutuhkan banyak pekerjaan dan keputusan besar dari semua orang," kata pelatih kepala Arsenal itu dikutip Fox Sport, Minggu (28/6/2020).
"Pertama-tama, keyakinan bahwa apa yang Anda lakukan adalah hal yang benar untuk dilakukan dan mereka semua selaras. Dari pihak mereka untuk membuat keputusan yang tepat dalam hal rekrutmen untuk mengidentifikasi filosofi yang diperlukan untuk klub dan tentunya mendapatkan suport dari penggemar."
"Dan para pemain memiliki komitmen yang sama dengan klub untuk memberikan yang terbaik sepanjang waktu. Setelah itu, Anda perlahan-lahan mulai mengejar ketinggalan dan Anda mulai menjadi lebih baik dan lebih baik dan melakukan perbaikan," sambungnya.
Lihat Juga :