Digagas Prabowo Subianto, Nusantara Open Banjir Pujian Pelatih Tim Sepak Bola U-16
Selasa, 02 Agustus 2022 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
“Turnamen seperti ini akan memberikan sumbangsih bagi Timnas,” lanjutnya.
Hysa Ardyanto, Manajer PSS Sleman pun mengatakan dirinya lega bahwa anak didiknya dapat fokus sepenuhnya pada pertandingan dan menimba pengalaman untuk menjadi pemain profesional, tidak lagi disibukkan dengan urusan makan atau laundry pakaian.
“Kami berterima kasih kepada tim medis yang sudah mengedukasi para pemain bagaimana menjaga kesehatan dan kebugaran,” paparnya.
Nusantara Open 2022 juga mendapat perhatian khusus dari Pelatih PSIS Semarang Ian Drew. Ia mengatakan, “Saya kira ini adalah kompetisi yang positif dan akan menjadi masa depan sepakbola Indonesia.”
Sesuai namanya, lanjut dia, kompetisi ini potensial untuk membangun kerja sama yang baik di antara para pemain muda yang berbeda suku dan latar belakang. “Kita harus akui mereka adalah masa depan negeri ini. Kekompakan itu akan mampu menciptakan identitas pada DNA mereka, bukan hanya sebagai pemain sepakbola, melainkan juga sebagai pemuda Indonesia.“
Itulah sebabnya, kata Ian, melalui kompetisi ini mereka sudah semestinya mulai membuat landasan atau benchmark pemain sejak mereka belia. “Jadi, kita akan punya barisan pemain terbaik di antara pemain terhebat di negeri ini,” kata Ian.
Hysa Ardyanto, Manajer PSS Sleman pun mengatakan dirinya lega bahwa anak didiknya dapat fokus sepenuhnya pada pertandingan dan menimba pengalaman untuk menjadi pemain profesional, tidak lagi disibukkan dengan urusan makan atau laundry pakaian.
“Kami berterima kasih kepada tim medis yang sudah mengedukasi para pemain bagaimana menjaga kesehatan dan kebugaran,” paparnya.
Nusantara Open 2022 juga mendapat perhatian khusus dari Pelatih PSIS Semarang Ian Drew. Ia mengatakan, “Saya kira ini adalah kompetisi yang positif dan akan menjadi masa depan sepakbola Indonesia.”
Sesuai namanya, lanjut dia, kompetisi ini potensial untuk membangun kerja sama yang baik di antara para pemain muda yang berbeda suku dan latar belakang. “Kita harus akui mereka adalah masa depan negeri ini. Kekompakan itu akan mampu menciptakan identitas pada DNA mereka, bukan hanya sebagai pemain sepakbola, melainkan juga sebagai pemuda Indonesia.“
Itulah sebabnya, kata Ian, melalui kompetisi ini mereka sudah semestinya mulai membuat landasan atau benchmark pemain sejak mereka belia. “Jadi, kita akan punya barisan pemain terbaik di antara pemain terhebat di negeri ini,” kata Ian.
Lihat Juga :