Pembalap Honda Tercepat Finis di Posisi 13 MotoGP Inggris 2022, Pengamat: Terburuk Selama 40 Tahun!
Rabu, 10 Agustus 2022 - 13:02 WIB
loading...
Takaaki Nakagami dari tim LCR Honda dan hanya mampu finis di posisi ke-13/Foto/hondaracing.com
A
A
A
SILVERSTONE - Para pembalap Honda tak berdaya di MotoGP Inggris 2022 . Berpacu di Sirkuit Silverstone, Minggu (7/8/2022), predikat pembalap tercepat Honda diraih Takaaki Nakagami dari tim LCR Honda dan hanya mampu finis di posisi ke-13.
Di belakang Nakagami, pembalap tim Repsol Honda , Pol Espargaro finis di posisi ke-14. Sisanya adalah pembalap-pembalap yang tak meraup poin di balapan kali ini seperti Alex Marquez (17) dan Stefan Bradl (19).
Baca juga: Jelang MotoGP Austria 2022: Repsol Honda Terpuruk, Marc Marquez Sambangi Sirkuit Red Bull Ring
Pengamat MotoGP Carlo Pernat pun mengaku tidak pernah melihat Honda berada di performa seburuk itu selama 40 tahun terakhir. Pernat menyebut ini tidak seperti “Honda yang kita kenal”. Pengamat MotoGP yang sudah berusia 74 tahun ini menyebut motor-motor yang dikendalikan para pembalapnya layaknya tidak bekerja.
Selain itu, dia tidak dapat memungkiri bahwa peran Marc Marquez sangat penting bagi tim. Kehadiran Marquez disebut menjadi kebutuhan Honda secara keseluruhan.
Baca juga: Tim Balap Tech3 Umumkan Komposisi Rider di MotoGP Austria 2022
“Dalam 40 tahun saya belum pernah melihatnya (Honda) di level serendah itu, mereka membutuhkan motor baru dan kami harus menunggu Marc Marquez. Ini adalah satu-satunya insentif yang dapat dimiliki Honda saat ini. Tapi motornya tidak berfungsi”, ucap Pernat dikutip laman Motosan, Rabu (10/8/2022).
Di belakang Nakagami, pembalap tim Repsol Honda , Pol Espargaro finis di posisi ke-14. Sisanya adalah pembalap-pembalap yang tak meraup poin di balapan kali ini seperti Alex Marquez (17) dan Stefan Bradl (19).
Baca juga: Jelang MotoGP Austria 2022: Repsol Honda Terpuruk, Marc Marquez Sambangi Sirkuit Red Bull Ring
Pengamat MotoGP Carlo Pernat pun mengaku tidak pernah melihat Honda berada di performa seburuk itu selama 40 tahun terakhir. Pernat menyebut ini tidak seperti “Honda yang kita kenal”. Pengamat MotoGP yang sudah berusia 74 tahun ini menyebut motor-motor yang dikendalikan para pembalapnya layaknya tidak bekerja.
Selain itu, dia tidak dapat memungkiri bahwa peran Marc Marquez sangat penting bagi tim. Kehadiran Marquez disebut menjadi kebutuhan Honda secara keseluruhan.
Baca juga: Tim Balap Tech3 Umumkan Komposisi Rider di MotoGP Austria 2022
“Dalam 40 tahun saya belum pernah melihatnya (Honda) di level serendah itu, mereka membutuhkan motor baru dan kami harus menunggu Marc Marquez. Ini adalah satu-satunya insentif yang dapat dimiliki Honda saat ini. Tapi motornya tidak berfungsi”, ucap Pernat dikutip laman Motosan, Rabu (10/8/2022).
Lihat Juga :