8 Fakta Menarik Bali United vs Arema FC: Nomor 1 Penentu Kebuasan Singo Edan
Minggu, 14 Agustus 2022 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Pelatih Eduardo Almedia secara mengejutkan memberikan debut kepada pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 Arkhan Fikri. Ia masuk sebagai pemain pengganti di menit 72 menggantikan Adam Alis.
Namun di menit 93 Eduardo kembali menarik pemain kelahiran Medan ini dan menggantinya dengan Hanis Sagara. Tapi sepanjang 21 menit bermain, Arkhan Fikri terlihat tak canggung dan menunjukkan kualitasnya.
Ia mampu mengimbangi lini tengah Bali United yang diisi bintang - bintang seperti Brwa Nouri, Fadil Sausu, hingga Ramdani Lestaluhu yang ditempatkan di gelandang serang oleh Stefano Teco Cugurra.
4. Abel Camara jadi pionir kemenangan
Penyerang asing Arema FC membuktikan kritikan yang datang kepadanya dengan satu gol yang dicetaknya di kandang Bali United. Namun selain satu gol, secara keseluruhan pemain berusia 32 tahun ini juga tampil bagus saat timnya kehilangan bola.
Seperti biasa taktik pressing ketat ala pelatih Eduardo Almedia membuat Abel Camara juga ikut bertahan sejak pertahanan lawan. Bahkan Camara juga berhasil mencatatkan tiga clearance di pertahanan Arema FC kala menghalau peluang sepak pojok Bali United.
Di akhir pertandingan tepatnya 93, Abel Camara juga mengirimkan umpan manis kepada Hanis Sagara. Tendangan dari pesepakbola asal Bojonegoro ini berhasil ditepis oleh Nadeo Argawinata.
3. Banyak pelanggaran hanya empat kartu kuning
Pertandingan kedua tim yang berjalan dalam tempo tinggi sejak awal laga memaksa banyak pelanggaran - pelanggaran yang terjadi. Pemain Bali United Privat Mbarga menjadi pemain yang banyak dilanggar oleh pemain Arema FC.
Begitu pun di sisi Arema FC, Abel Camara menjadi pemain yang kerap dilanggar pemain Bali United. Tetapi banyak pelanggaran tak membuat wasit Faulur Rosy mengobral kartunya. Bahkan tercatat hanya ada empat kartu kuning yang dikeluarkan Rosy.
Empat kartu kuning ini masing-masing dua untuk Bali United diberikan kepada Willan Pacheco menit 12 dan Eber Bessa menit 33. Sedangkan dua lagi bagi Arema FC yang didapat oleh Johan Alfarizi menit 33 dan Abel Camara menit 69.
2. Serangan balik maut
Namun di menit 93 Eduardo kembali menarik pemain kelahiran Medan ini dan menggantinya dengan Hanis Sagara. Tapi sepanjang 21 menit bermain, Arkhan Fikri terlihat tak canggung dan menunjukkan kualitasnya.
Ia mampu mengimbangi lini tengah Bali United yang diisi bintang - bintang seperti Brwa Nouri, Fadil Sausu, hingga Ramdani Lestaluhu yang ditempatkan di gelandang serang oleh Stefano Teco Cugurra.
4. Abel Camara jadi pionir kemenangan
Penyerang asing Arema FC membuktikan kritikan yang datang kepadanya dengan satu gol yang dicetaknya di kandang Bali United. Namun selain satu gol, secara keseluruhan pemain berusia 32 tahun ini juga tampil bagus saat timnya kehilangan bola.
Seperti biasa taktik pressing ketat ala pelatih Eduardo Almedia membuat Abel Camara juga ikut bertahan sejak pertahanan lawan. Bahkan Camara juga berhasil mencatatkan tiga clearance di pertahanan Arema FC kala menghalau peluang sepak pojok Bali United.
Di akhir pertandingan tepatnya 93, Abel Camara juga mengirimkan umpan manis kepada Hanis Sagara. Tendangan dari pesepakbola asal Bojonegoro ini berhasil ditepis oleh Nadeo Argawinata.
3. Banyak pelanggaran hanya empat kartu kuning
Pertandingan kedua tim yang berjalan dalam tempo tinggi sejak awal laga memaksa banyak pelanggaran - pelanggaran yang terjadi. Pemain Bali United Privat Mbarga menjadi pemain yang banyak dilanggar oleh pemain Arema FC.
Begitu pun di sisi Arema FC, Abel Camara menjadi pemain yang kerap dilanggar pemain Bali United. Tetapi banyak pelanggaran tak membuat wasit Faulur Rosy mengobral kartunya. Bahkan tercatat hanya ada empat kartu kuning yang dikeluarkan Rosy.
Empat kartu kuning ini masing-masing dua untuk Bali United diberikan kepada Willan Pacheco menit 12 dan Eber Bessa menit 33. Sedangkan dua lagi bagi Arema FC yang didapat oleh Johan Alfarizi menit 33 dan Abel Camara menit 69.
2. Serangan balik maut
Lihat Juga :